Showing posts with label Hong Kong. Show all posts
Showing posts with label Hong Kong. Show all posts

September 02, 2015

Jalan-jalan ke Hong Kong Saat Liburan Akhir Tahun

Yuk mulai rencanakan liburan akhir tahunmu ke Hong Kong di Kompas Travel Fair 2015, di Jakarta Convention Center! Dengan cuaca dingin yang bersahabat di suhu ratarata 18°C sampai 20°C untuk musim gugur dan beberapa momen yang akan datang seperti Hong Kong Wine and Dine Month, Halloween, WinterFest dan Perayaan Tahun Baru atau The Hong Kong Cyclothon yang pertama kalinya, Hong Kong menjadi destinasi wisata sempurna yang dapat memenuhi kebutuhan liburan setiap keluarga.

Pengunjung yang membeli produk Hong Kong apa saja selama pameran, akan mendapatkan welcome pack ekslusif senilai Rp 200.000 dari booth Hong Kong Tourism Board (HKTB) yang berlokasi di nomor PC11-13. Sebagai tambahan, semua pengunjung pameran yang mengunduh aplikasi My Hong Kong Guide di ponselnya berhak mendapat kesempatan lucky dip untuk memenangkan souvenir Hong Kong yang menarik, selama persediaan masih ada.

Pengunjung mencari tahu informasi lebih detail mengenai acara-acara yang akan datang di Hong Kong

“Warga Indonesia yang mengunjungi Hong Kong bersama keluarganya dapat menikmati beragam pengalaman yang berkesan seperti bersepeda dan trekking, sembari menjelajahi warisan budaya dan tradisi-tradisi khas Hong Kong serta mengunjungi pulau-pulau sekitarnya,” ujar Simon Wong, Regional Director Southeast Asia of Hong Kong Tourism Board.

Kegiatan Hong Kong Cyclothon pertama kalinya akan diadakan pada tanggal 10-11 Oktober 2015. Di acara ini, akan ada berbagai kegiatan menarik seperti Kids and Youth Ride, Family Fun Ride secara gratis, lengkap dengan karnaval pertunjukkan musik dan seni, serta booth kerajinan dan permainan. Penuhi pengalaman kulinermu di Hong Kong Wine & Dine Month yang akan diadakan pada tanggal 22 Oktober – 30 November. Acara ini terdiri dari perayaan internasional CCB (Asia) Hong Kong Wine & Dine Festival selama empat hari di Central Harbour Event Space, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara untuk penggemar kuliner seperti Pre-Dinner Sunset Cruise atau Dim Sum Making Class selama sebulan penuh1 . Wisatawan Muslim yang mengunjungi Hong Kong juga dapat menikmati pengalaman kuliner otentik dengan semakin banyaknya rumah makan bersertifikat halal 2 yang menawarkan kuliner tradisional Hong Kong yang lezat seperti bebek panggang dan dim sum.

Pengunjung yang mengunduh aplikasi My Hong Kong Guide di ponselnya selama pameran
Selain itu, penggemar Disney dapat ikut merayakan ulang tahun Hong Kong Disneyland yang ke-10 dengan peluncuran pertunjukkan panggung perdana “Mickey and the Wondrous Book” pada November 2015. Pertunjukan ini akan memberikan pengalaman yang lebih menarik dan mendalam kepada para pengunjung tentang cerita-cerita Disney, termasuk “Frozen”. Selanjutnya, mengunjungi Hong Kong di bulan Desember akan menemukan dekorasi kota yang bertema musim dingin di tengah gemerlap gedung pencakar langit. Tak lupa, tersedia berbagai pilihan kuliner khusus yang cocok untuk musim dingin.

Akhirnya, lengkapi pengalaman akhir tahunmu dengan Perayaan Tahun Baru yang spektakuler di Victoria Harbour bersama ribuan penduduk setempat dan wisatawan lain untuk menyambut datangnya tahun baru. Setiap malam tahun baru di Hong Kong, akan ada pesta kembang api yang spektakuler dan penampilan pyromusical mengelilingi Hong Kong Convention and Exhibition Centre yang ikonik.

Pengunjung Kompas Travel Fair tahun ini bisa mendapatkan penawaran spesial seperti :

1. Smailing Tour (Booth I): Paket Hong Kong 4in1 Combo Stay selama tiga hari + paket atraksi termasuk Dukling, Visual Art Museum, Big Bus Tours and sky100, mulai dari Rp 2.389.000;
2. Dwidaya Tour (Stan B): Paket Hong Kong Disneyland selama empat hari, termasuk tiket masuk Disneyland dan promosi Disney, dengan Hong Kong City Tour dan bonus MTR one-day pass, mulai dari Rp 3.750.000 ;
3. Golden Rama (Booth D): Paket lima hari yang mengesankan ke Hong Kong-Shenzhen-Macau serta tiket masuk Madame Tussauds, mulai dari Rp 7.588.000; dan
4. Bayu Buana (Booth E): Paket enam hari ke Hong Kong-Shenzhen-Macau, tiket terusan Disneyland untuk satu hari dan Peak Tram Ride, mulai dari Rp 9.898.000. Informasi lengkap mengenai pariwisata Hong Kong dapat ditemukan di http://discoverhongkong.com/id





July 06, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #4)

Hari ke-4 atau hari terakhir menjelajahi Hong Kong itinerary agak santai. Setelah breakfast kami tour keliling Hotel Panorama by Rhombus yang kami tinggali. Tuan rumah mempersilahkan untuk melihat-lihat fasilitas hotel mulai dari berbagai jenis kamar hingga melihat view Victoria Harbour yang menakjubkan dari Sky Garden lantai 49 yang merupakan lantai paling atas. Bahkan ada satu kamar yang bathroom-nya memiliki sisi kaca yang view-nya pemandangan yang menakjubkan. Ternyata itu kamar khusus untuk honeymoon.  

Hotel ini terbilang sangat strategis bagi yang doyan belanja. Cuma 6 menit jalan kaki ke Stasiun MRT Causebay, 6-10 menit ke Time Square, Lee Theatre Plaza, SOGO, Lee Garden, Happy Valley Racecource, dll. Pokoknya deket kemana-mana deh..

Sky Garden di lantai 49 dengan view Victoria Harbour

Dan ketika kami melewati basement, kami cukup kaget ketika menemukan sebuah mobil dengan plat nomor VERSACE. Wow! keluarga Versace menginap di hotel ini? Ketika kami tanyakan kepada petugas hotel mereka hanya menjawab dengan tersenyum. Nggak tau senyum apa, mungkin senyum nggak ngerti kali ya, soalnya kita keceplosan nanyanya in bahasa :D


 Menjelang siang kami bertemu dengan Aulia dan Vera, blogger Kompasiana yang sudah lama tinggal di Hong Kong. Kami menyempatkan untuk ngopi di sebuah mall dan mencari beberapa cinderamata menghabiskan sisa-sisa HK dollar yang ada. Ternyata jika dipandu orang yang sudah mengenal HK mereka tau tempat-tempat yang murah-murah dan bahkan masih bisa ditawar lagi. Berhubung jadwal berangkat ke bandara sudah mepet tepat jam 13:00 kami check out dan berangkat menuju airport. Perlu 45 menit menuju bandara yang berada di seberang pulau. Kami menyempatkan makan siang dulu di Popeye Halal Food di bandara sebelum naik pesawat. Dan setelah check-in seperti yang disebutkan di tulisan #1 ajaibnya saya kembali mendapat tempat duduk yang sama yaitu 64C. 


Ternyata di bandara ini kita tidak perlu membayar airport tax. Menurut Carolus guide kami airport tax sudah dibayarkan termasuk saat pembelian tiket dan mereka menghindari adanya aliran uang cash. Boleh ditiru juga nih di Indonesia. Selain itu boarding pass pun tidak disobek, cukup dicoret aja. Alasannya mereka nggak mau ada sampah. Bayangkan berapa ton sampah dari boarding pass ketika ribuan bahkan puluhan ribu orang keluar dari bandara nomor 1 dunia ini.

Kami mendapat Gate 42 untuk memasuki pesawat dan paling telat masuk jam 15:35. Saat melihat display ternyata kami harus menaiki kereta untuk menuju kesana. Pantas saja disebut bandara nomor 1 di dunia, Gate-nya saja sampai 500! Namun setibanya di Gate 42 suasana masih sepi, padahal waktu sudah menunjukkan 15:30. Setelah kami tanya kepada petugas ternyata pindah ke ke Gate 24! OMG dan ternyata setelah di check di display memang benar, Gate 42 dipindah ke 24! Serentak kami tergopoh-gopoh menuju gate tsb. Perlu waktu sekitar 15 menitan untuk tiba di tujuan. Beruntung, penerbangan delay 1 jam karena cuaca buruk, kami semua bernafas lega. Dan akhirnya tepat jam 17:00 kami terbang kembali ke Jakarta. 

4 hari 3 malam kami habiskan untuk mengelilingi Hong Kong. Belum semua sih yang dijelajahi tapi intinya kami puas dengan perjalanan kali ini. Semoga suatu hari nanti bisa kembali ke sini dengan suasana yang berbeda dan mengunjungi tempat yang berbeda. 

Jadi istilah "Ke Hong Kong dari Hong Kong" benar-benar menjadi kenyataan. Jadi sering-seringlah mengucap kata itu, siapa tau bisa terlaksana :D  (selesai)

@HARRISmaul @ChicMe @IskandarJet @Dianarikasari @gerbongkereta

***

July 05, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #3)

Hari ke-3 saya mengajak "orangutan" untuk menjelajahi Hong Kong :). Kami akan menelusuri Avenue of Stars, sebuah tempat yang  didedikasikan untuk bintang film yang sudah mengharumkan dunia perfilman Hong Kong seperti Bruce Lee yang didedikasikan dalam bentuk patung, Jet Lee, Cho Yun Fat, Stephen Chow, dll .Tempat ini berada di tepi sepanjang laut daerah New World Centre, Kowloon. Mereka memberikan tanda tangan dan cap tangan di sepanjang avenue ini. 

Avenue of Stars dengan latar belakang gedung pencakar langit

Menyamakan cap tangan Stephen Chow "Shaolin Soccer"

Light, Camera and Action! :)

Setelah puas berjalan di sepanjang Avenue of Stars lalu kami menaiki kapal ferry yang akan membawa ke daerah Causeway Bay. Hanya membutuhkan sekitar 30 menit kita sudah sampai di tempat tujuan. Disini kami juga menemukan bis tingkat yang khusus untuk tur keliling kota Hong Kong. Tidak ada jadwal untuk menaiki bis ini, tapi tidak ada salahnya untuk berfoto sejenak :D

Didepan bis "Tour of Hong Kong"

Kami kembali menjelajahi tempat-tempat yang sudah dikenal selama ini seperti Victoria Park, tempat berkumpulnya para pekerja Indonesia yang berada di Hong Kong setiap hari minggu. Sayang waktu kita datangi hari kamis, jadi tidak ada cerita "Minggu Pagi di Victoria Park".

  Minggu Pagi di Victoria Park

Waktu sudah menunjukkan jam 12:00 siang. Saatnya mengisi perut. Menu makan siang kami menyantap Dim Sum Halal Food yang berada di Kantin Islamic Center Kowloon. Jujur, inilah dimsum ter-maknyus yang pernah saya makan. Ternyata bukan hanya kaum muslim yang menyantap dimsum di tempat ini, bahkan orang Hong Kong pun banyak yang datang ke tempat ini. Ooo pantesan enyak..

Dimsum Halal Food Islamic Center Canteen Kowloon

Setelah kenyang perjalanan dilanjut dengan belanja-belanji mengantar para bloggerwati ke beberapa tempat seperti TAKA dan Chapel yang menyediakan asesoris dan baju-baju lucu. Kami menyempatkan untuk istirahat sejenak di sebuah kedai yang menyediakan kopi dan makanan ringan. Kedai ini mirip dengan yang ada di film-film Hong Kong. Cuma kali ini tidak ada keributan sampai membalik-balikkan meja. Kita sih ngebayanginnya kita ini jagoan dan yang lainnya penjahat yang sudah kenal satu sama lain.

Daftar menunya huruf kanji semua :D

Setelah beristirahat sejenak perjalanan kami lanjutkan ke sebuah toko serba ada yaitu DNA. Tempat ini menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari sepatu, baju, hingga asesoris seperti jam tangan, korek api, dll. Kami cukup betah berbelanja ditempat ini. Tanpa terasa sudah dua jam kami habiskan ditempat ini.

Setelah puas berbelanja dan cukup menguras persediaan dollar kami siap-siap kembali ke hotel. Namun dalam perjalanan pulang mata Chichi salah seorang bloggerwati yang ikut tertumbuk pada sebuah tempat : Charlie Brown Cafe. Chichi ingin sekali ke tempat tersebut karena Charlie Brown, Snoopy, dkk adalah favorit-nya dimasa kecil (ketauan deh usianya berapa). Dan akhirnya - walau diluar jadwal - kami sempatkan mampir ke tempat ini. 

at Charlie Brown Cafe

Waktu menunjukkan pukul 23:45 saatnya kembali ke hotel sebelum jam 24:00 sebelum saya berubah menjadi pangeran kodok. *emangnya cerita cinderella*. Lagipula badan sudah capek seharian ngegendong "orangutan" kemana-mana :D  

Pertanyaannya : Sudah berapa kalikah saya makan hari ini? *usap2perut*

(bersambung)

Ke Hong Kong dari Hong Kong [VideoClip]

@harrismaul
Proudly Present :
Hong Kong Summer Spectacular 2012
Starring :
@Dianarikasari @Iskandarjet @Chicme

July 04, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #2)

Hari kedua di Hong Kong kami mengunjungi Ocean Park! Dari namanya awalnya saya mengira ini adalah sebuah tempat semacam gelanggang samudera Ancol karena ada nama ocean-nya. Namun setelah dijelaskan oleh sang pemandu ternyata tempat ini adalah tempat hiburan semacam Dunia Fantasi plus Sea World, Taman Safari, dll. Begitu menurut pandangan Iskandar Jet.

<-- dan ehmm... inilah tiket masuk kita menuju Ocean Park. Dengan menunjukkan tiket ini kita bebas masuk ke wahana apa saja dan.... bebas antriiii....:D

Dan benar saja, ternyata tempat ini jauh lebih hebat dari yang dibayangkan. Ocean Park adalah produk asli Hong Kong. Didirikan sejak tahun 1977. Sudah berusia 35 tahun. Namun namanya kalah populer dibandingkan dengan Disney Land. Tetapi di kalangan penduduk Hong Kong sendiri tempat wisata ini sangat populer. Lokasinya terdiri dari dua tempat. Satu di bawah dan satu lagi di atas bukit. Untuk mencapai bukit kita bisa menggunakan kereta gantung seperti di Taman Mini namun kereta gantung ini melewati bukit dengan pemandangan yang hmmm....amazing!

Welcome to Ocean Park

Kereta Gantung Menuju Bukit di Ocean Park

Dan diatas bukit itu tersedia beberapa permainan ekstrim yang mengguncang adrenalin seperti FLASH yang berbentuk bandul berputar ke kiri dan kanan, lalu berputar 360 derajat sebanyak 4 kali. Alhamdulillah saya tidak tergoda untuk menaikinya. Membayangkannya aja sudah bikin teler :D

Ada lagi permainan yang namanya HAIR RAISER. Dari namanya saja sudah bikin rambut berdiri. Permainan ini semacam jet coaster level 10. Sayang, hari itu permainan ini tidak dinyalakan karena cuaca tidak mendukung, kecepatan angin diatas normal, jadi takut mengganggu permainan. Padahal aku pengen banget nih naik ini 10 kali *ngook*

Hair Raiser

Setelah puas bermain-main di bukit lalu kami turun ke bagian bawah dengan menggunakan kereta bawah tanah yang unik. Jadi didalam kereta ini dibagian ceiling-nya kita bisa melihat video seakan-akan kita berada didalam perut bumi dan laut. Jadi ada semacam gambar lahar, laut, dll. 

Dan setelah tiba dibagian bawah, arena permainan atau wahanannya lebih bersahabat. Jadi memang cocoknya ke atas bukit dulu lalu relaks di bagian bawah. Disini kita bisa melihat musium panda. Ada juga live show panda merah yang lucu dan penurut. Panda merah ini mengingatkan aku sama Master Chi Fu yang bermain di Kung Fu Panda 2.

Panda Merah

Lalu ada juga pertunjukan Panda yang sesungguhnya. Namun kita tidak boleh ribut karena panda sangat sensitif terhadap suara manusia dan sering ngambek pergi ke tempat tidurnya. Kerjaannya si persis seperti Poo di Kung Fu Panda : makan daun bambu, tidur-tiduran dan jalan-jalan ringan. Udah gitu leyeh-leyeh lagi. Pokoknya lucu deh kelakuannya...

Kemudian kita masuk ke Goldfish Treasure, disini kita menemukan berbagai jenis ikan mas yang aneh-aneh, mulai dari yang kepalanya gede mirip kena kanker, sampe yang matanya hampir keluar. Orang Hong Kong sangat menyukai ikan hias, karena di apartemennya yang sempit mereka lebih suka memelihara ikan di akuarium dibanding memelihara hewan lainnya seperti gajah, misalnya :D

Koleksi Ikan Mas

Tepat matahari di atas kepala, kita memutuskan untuk istirahat dulu di Neptune Resto. Asyik banget makan siang dikelilingi oleh ikan-ikan yang berenang-renang di super giant aquarium. Bayangkan satu dinding dari atas sampe bawah, ujung kiri sampe kanan semuanya kaca setebal 40 cm yang didalamnya berbagai jenis ikan laut. Mulai hiu kepala martil sampe ikan yang nggak tau apa namanya. 
yang baju merah bukan termasuk ikan lho :D

Katanya sih mirip Sea World Ancol (belum pernah soalnya)

Dan akhirnya setelah berpuas-puas main di Ocean Park akhirnya kita harus melanjutkan perjalanan ke tempat lainnya. Next destination adalah The Peak, yaitu tempat paling tinggi di Hong Kong. Disana kita bisa melihat pemandangan kota HK 360 derajat. Selain itu kita juga akan masuk ke Museum Madama Tussauds di The Peak Tower ini. Ceritanya di postingan berikut aja ya (bersambung)

Cerita di Madame Tussauds... 

The Peak

June 26, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #1)

Entah dari mana asalnya istilah "Ke Hong Kong dari Hong Kong" berasal, namun karena keseringan menyebut istilah tersebut mungkin dicatat malaikat jadilah saya beserta beberapa blogger berangkat ke Hong Kong atas undangan dari Hong Kong Tourism Board (Dinas Pariwisata-nya Hong Kong).

Maka pada tanggal 19 Juni 2012 tepat jam 08:00 WIB kami berlima saya, Iskandar Zulkarnaen, M.Syarif, Chichi Utami dan Diana Rika Sari terbang dengan menggunakan pesawat Cathay Pacific dengan nomor bangku 64C (ajaibnya saat kembali ke Indonesia mendapat seat yang sama). Kurang lebih menempuh perjalanan selama 4 jam akhirnya kami tiba juga di Hong Kong International Airport (HKIA). Bandara yang diklain sebagai bandara terbaik di dunia itu memang benar-benar wah! Bandara ini terintegrasi dengan kereta api hingga Cina daratan, berfungsi juga sebagai tempat shopping, dining dan entertaintment. Oya, perbedaan waktu antara Indonesia dan Hong Kong cuma 1 jam. Jadi jika di Jakarta jam 12:00 maka di Hong Kong jam 13:00.

Layanan kereta api di bandara HKIA

Setibanya di HKIA kami dijemput oleh pihak HKTB dan diantar menuju hotel. Dan yang menjadi guide kami selama di HK adalah Carolus Chui yang ternyata sangat fasih berbahasa Indonesia. Dan setelah ditelusuri ternyata Carolus ini blasteran HK - Indonesia. Bapaknya asli HK dan ibunya orang Kediri :)

Kami menginap di Hotel Panorama by Rhombus. Terletak di 8A Hart Avenue, Tsim Sha Tsui, Kowloon. Kurang lebih 45 menit dari HKIA.

  Harbour View from Hotel Panorama by Rhombus

Setelah istirahat sejenak kami melakukan perjalanan ke Langham Shopping Mall dengan menggunakan MRT alias kereta bawah tanah yang hanya berjarak 100 meter dari hotel. Hanya perlu 4 stasiun untuk tiba di lokasi. Dan kami pun berkeliling di mall selama 2 jam. Disini kita sebagai tourist mendapat kartu diskon khusus tourist yang berlaku di 70 retail outlets di mall ini. Yay!

  Pintu Masuk MRT

Salah satu outlet di Langham Place Mall

Setelah puas dan agak capek serta lapar, kami mengisi energi dulu dengan makan malam di Ah Lung Pakistan Halal Food. Namanya sih ada Pakistannya tapi yang jual tetep aja orang Cina, tapi dijamin halal kok :). Masakan istimewanya kari : ada kari ayam, sapi atau kambing. Dan setelah dihidangkan ternyata semua bumbunya sama cuma isinya aja yang beda-beda :D  

Setelah selesai makan perjalanan kembali dilanjutkan ke Ladies Market. Sesuai dengan namanya tempat ini menyediakan segala pernak-pernih untuk wanita dengan harga murah meriah.  Kemudian dilanjut ke Goldfish Market di blok berikutnya. Menurut Carolus, pasar ikan hias ini sangat laku di kalangan penduduk HK karena memelihara ikan adalah hal yang paling mudah dan masuk akal dibandingkan dengan hewan peliharaan lain seperti anjing atau kucing karena mereka tinggal di apartement.

   Ikan Arwana yang dijual di Goldfish Market

Perjalanan dilanjutkan ke Ozone, sebuah cafe kelas atas yang berada di ketinggian 118 lantai di Ritz Carlton Hotel. Dari sini terlihat pemandangan indah kota Hong Kong. Ada satu pengalaman lucu saat saya memesan minuman di tempat ini. Berhubung sudah capek dan letih saya memesan Coffee Deluxe - siapa tahu dengan meminum kopi energi kembali bugar. Namun ternyata setelah pesanan datang ternyata minuman tersebut campuran XO dan vodka yang mengandung alkohol tingkat tinggi! Nyicipin dikit aja dada serasa terbakar, langsung ganti pesanan deh. Sia-sia minuman seharga HK$180 :|

 View from lobby Ritz Carlton Hotel

Waktu sudah menunjukkan jam 24:00 dan sudah waktunya kembali ke hotel untuk beristirahat karena besok sudah menanti perjalanan ke Ocean Park, The Peak dan Madame Tussauds... Yeah!!.. (bersambung)