July 24, 2012

Nissan Evalia - The Tristory

Weekend minggu lalu tanggal 21-22 Juli 2012 saya diberi kesempatan oleh Kompasiana, Kompas Otomotif dan Nissan Motor Indonesia (NMI) untuk melakukan test drive mobil Nissan Evalia ke Bandung selama 2 hari. Bersama dengan 5 kompasianer lainnya saya diminta untuk mereview performa kendaraan MPV untuk keluarga muda tersebut. Bagaimana hasilnya? inilah 3 (tiga) cerita yang menggambarkan performa Evalia plus video klip Week end with Evalia tentang perjalanan tersebut. 

1. Ngabuburit ke Bandung Bersama Evalia
2. Inilah Mobil Idaman Keluarga Muda Indonesia
3. Mengintip Interior Nissan Evalia



July 17, 2012

Dukungan Infiniti Untuk Sang Juara Dunia Formula 1


Saya  masih ingat ketika seri Grand Prix Formula 1 2010 memasuki saat-saat menentukan. Grand Prix Abu Dhabi menjadi seri terakhir dan penentu juara dunia F1. Fernando Alonso  memimpin klasemen dengan angka 246 point, Mark Webber di posisi 2 dengan angka 238 dan Sebastian Vettel berada di posisi 3 dengan angka  231 poin. Peluang terbesar juara dunia ada di tangan Alonso. Dia hanya perlu finish di depan kedua pembalap pesaingnya. Namun balapan F1 selalu menyimpan misteri. Kita tidak tahu siapa yang akan menjadi juara hingga checker flag dikibarkan.

July 13, 2012

Fujitsu Lifebook SH572 : Senjata Andalan Untuk Blogger

Pada hari kamis (12 Juli 2012) saya beserta beberapa blogger di undang untuk menghadiri acara peluncuran seri terbaru LIFEBOOK dari FUJITSU yang diadakan di Black Cat - Arcadia Plaza Senayan, Jakarta.

Beberapa Blogger sedang mencoba Fujitsu LIFEBOOK terbaru
Sebagai vendor tablet PC Nomor 1 di dunia yang berbasis Windows (berdasarkan data dari IDC Worldwide Quarterly PC Tracker Q1 2012), FUJITSU memperkenalkan 10 LIFEBOOK terbaru yang menggunakan prosesor 3rd Generation Intel® Core™ processors with Intel®. Setiap LIFEBOOK baru ini menggunakan filosofi desain Takumi yang menjanjikan berbagai kelebihan dari produk sebelumnya.Apa itu Filosofi Takumi?

Filosofi Takumi ( ŚĆ† ) mengandung unsur 4 (empat) elemen kunci yaitu :

1. Infinity Mark - sebagai lambang keunggulan dan inovasi
2. Garis F-Line yang khas pada keyboard yang menggambarkan keahlian dan perhatian terhadap detail serta minimalis
3. Zen - like Rounded Profile menggambarkan kesederhanaan dan terfokus pada kualitas
4. User - Centris Shared Details dengan desail palm rest yang terlihat bersih dan rata, dan tombol yang memudahkan penggunaan dan canggih.

Adapun ke-10 produk itu adalah 2 LIFEBOOK L-series : LH772, LH532, 1 P-series PH702 dan 1 A-series AH532. Produk-produk ini menawarkan peningkatan dalam efisiensi daya dan user friendly. Lalu ada 4 LIFEBOOK S-series SH772 dan SH572, SH792 dan SH762. Sedangkan untuk U-series terdiri dari 2 yaitu  U772 dan UH572. Seri U772 Ultrabook yang merupakan LIFEBOOK 14" tertipis di dunia dengan ukuran 15.6mm. Kuat, tipis, ringan. Itulah kata kunci untuk serial LIFEBOOK yang dikeluarkan tahun 2012 ini. Jika menyebut kualitas dan teknologi tentu tidak perlu disangsikan lagi kehandalannya. Made In Japan menjadi jaminan mutu untuk produk FUJITSU

Saya mencoba memecahkan kode-kode dari series tersebut. Untuk L-series sepertinya mengusung Lifestyle karena menyediakan teknologi terkini. P-series yaitu Profesional menunjukkan LIFEBOOK yang multi tasking berfungsi seperti Personal Computer,  S-series mengusung tema Slim, karena rata-rata seri ini tipis. U-series mengusung teknologi Ultrabook by intel dan untuk A-series sepertinya Alternative alias pilihan yang sebanding dengan komputer desktop atau PC untuk gaming. Semoga kode-kode tersebut benar ya ;)       


Mr. Edmund Lim, Product Marketing Manager Fujitsu sedang menjelaskan teknologi terbaru Fujitsu.
Dari berbagai seri yang dikeluarkan, ada satu jenis LIFEBOOK yang menarik perhatian saya, yaitu seri SH572. Apa kelebihan LIFEBOOK ini?

Value for Money

Seri SH572 merupakan LIFEBOOK tertipis dan teringan untuk notebook berukuran 13.3". Kerangka yang terbuat dari magnesium bukan hanya ringan tapi juga kokoh karena bisa menahan beban hingga 100 kg. Ukurannya hanya 17.4mm dan beratnya 1.42kg. Sangat ringan cocok untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi.

Seperti yang telah diungkapkan diatas, seri ini juga menggunakan prosesor 3rd Generation Intel® Core™ processors with Intel® yang unggul dalam kinerja dan hemat energi. Memiliki ketahanan baterai hingga 12 jam baterai standar (16 jam baterai modular bay), jadi sangat cocok untuk blogger yang hobi menulis, blogwalking atau download. Kalau bosan bisa menyetel video dengan sound system yang jernih karena sudah dilengkapi DTS Boost.


LIFEBOOK ini juga dilengkapi dengan Anytime USB Charge yang dapat digunakan untuk mengisi smartphone sebagai charger bahkan saat LIFEBOOK dalam keadaan mati. Bisa dijadikan baterai charger terbesar di dunia. Dengan demikian blogger nggak akan mati gaya dong karena kehabisan baterai, tetap eksis didunia social media :D

Ada juga fitur Quick Start yang dapat menyalakan LIFEBOOK dalam 8 detik dari posisi stand by. Fitur yang unik adalah fitur Face Sense Utility yang dapat membuat film yang kita tonton berhenti sejenak secara otomatis pada saat kita menjauh dari LIFEBOOK. Dan setelah kembali akan terdeteksi lagi dan film kembali berlanjut. Semacam PAUSE otomatis. Keren kan?


Dan yang terpenting adalah LIFEBOOK ini dan seri lainnya sudah dilengkapi dengan teknologi Green yang unik dari FUJITSU dengan adaptor AC 0-Watt yang dapat menghemat daya hingga 99% lebih sedikit dibandingkan dengan adaptor AC standar. Sebagai green blogger tentu kita senang mendengarnya. Mode Eco dan sensor cahaya ambient juga memungkinkan LIFEBOOK untuk menyesuaikan konsumsi daya dan tingkat pencahayaan LCD agar sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.

Untuk keamanan LIFEBOOK ini dilengkapi sensor RF Fingerprint dan indikator LED yang disempurnakan untuk otentikasi yang lebih akurat dan mudah. Juga dilengkapi Fujitsu 3D Shock Sensor yang melindungi Hard Disk Drive dari getaran dan hantaman.

Beberapa kelebihan lainnya :
  • Adanya tombol khusus untuk mengetahui keadaan baterai tanpa menyalakan LIFEBOOK. Jika berwarna hijau cadangan baterai masih banyak, jika berwarna merah cadangan baterai kurang dari 50%
  • Adanya pad untuk scroll-up and down hanya memutar jari searah jarum jam (scroll up) dan kebalikannya (Scroll-down)
  • Moduler Bay yang bisa dilepas dan diganti dengan mini projector atau HDD cadangan
  • Dust Filter yang dapat menyaring debu dan bisa dibersihkan dengan dicuci dengan air (semua produk)  
 Untuk spesifikasi lengkap seri SH572 ini dapat dilihat disini
 
Dengan fitur-fitur tersebut diatas memang pantas seri ini dikatakan Value for Money dan rasanya cocok jika LIFEBOOK ini disebut sebagai senjata andalan para blogger yang memiliki mobilitas tinggi dan dapat menggunakan LIFEBOOK dalam waktu lama. Lupakan gadget fashionable yang konsumtif dan segera beralih ke LIFEBOOK ini yang akan membuat para blogger menjadi lebih produktif.

Diakhir acara diadakan pembagian hadiah pemenang live tweet, lomba review dan doorprize sebuah Fujitsu LIFEBOOK seri SH 572 dan pemenangnya adalah yang mendapat nomor undian 15 atas nama @Chezterman. Wah asyik banget ya dapet rezeki nomplok. Saya sendiri mendapat hadiah mouse wireless FUJITSU yang cantik sebagai pemenang lomba review bersama @Gajahpesing. Sedangkan lomba live tweet dimenangkan oleh @Dahliakgb.

 @Chezterman pemenang doorprize Fujitsu  SH572
@Dahliakgb pemenang live tweet
Penampilan saya dan @Gajahpesing saat lomba review
Terima kasih FUJITSU sudah mengundang kami para blogger dalam memperkenalkan produk-produk terbarunya dan bagi-bagi hadiah yang menarik :)

Sharing Together With Blogger, Shaping Tomorrow With You.. 
***

Sumber Foto : 




July 06, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #4)

Hari ke-4 atau hari terakhir menjelajahi Hong Kong itinerary agak santai. Setelah breakfast kami tour keliling Hotel Panorama by Rhombus yang kami tinggali. Tuan rumah mempersilahkan untuk melihat-lihat fasilitas hotel mulai dari berbagai jenis kamar hingga melihat view Victoria Harbour yang menakjubkan dari Sky Garden lantai 49 yang merupakan lantai paling atas. Bahkan ada satu kamar yang bathroom-nya memiliki sisi kaca yang view-nya pemandangan yang menakjubkan. Ternyata itu kamar khusus untuk honeymoon.  

Hotel ini terbilang sangat strategis bagi yang doyan belanja. Cuma 6 menit jalan kaki ke Stasiun MRT Causebay, 6-10 menit ke Time Square, Lee Theatre Plaza, SOGO, Lee Garden, Happy Valley Racecource, dll. Pokoknya deket kemana-mana deh..

Sky Garden di lantai 49 dengan view Victoria Harbour

Dan ketika kami melewati basement, kami cukup kaget ketika menemukan sebuah mobil dengan plat nomor VERSACE. Wow! keluarga Versace menginap di hotel ini? Ketika kami tanyakan kepada petugas hotel mereka hanya menjawab dengan tersenyum. Nggak tau senyum apa, mungkin senyum nggak ngerti kali ya, soalnya kita keceplosan nanyanya in bahasa :D


 Menjelang siang kami bertemu dengan Aulia dan Vera, blogger Kompasiana yang sudah lama tinggal di Hong Kong. Kami menyempatkan untuk ngopi di sebuah mall dan mencari beberapa cinderamata menghabiskan sisa-sisa HK dollar yang ada. Ternyata jika dipandu orang yang sudah mengenal HK mereka tau tempat-tempat yang murah-murah dan bahkan masih bisa ditawar lagi. Berhubung jadwal berangkat ke bandara sudah mepet tepat jam 13:00 kami check out dan berangkat menuju airport. Perlu 45 menit menuju bandara yang berada di seberang pulau. Kami menyempatkan makan siang dulu di Popeye Halal Food di bandara sebelum naik pesawat. Dan setelah check-in seperti yang disebutkan di tulisan #1 ajaibnya saya kembali mendapat tempat duduk yang sama yaitu 64C. 


Ternyata di bandara ini kita tidak perlu membayar airport tax. Menurut Carolus guide kami airport tax sudah dibayarkan termasuk saat pembelian tiket dan mereka menghindari adanya aliran uang cash. Boleh ditiru juga nih di Indonesia. Selain itu boarding pass pun tidak disobek, cukup dicoret aja. Alasannya mereka nggak mau ada sampah. Bayangkan berapa ton sampah dari boarding pass ketika ribuan bahkan puluhan ribu orang keluar dari bandara nomor 1 dunia ini.

Kami mendapat Gate 42 untuk memasuki pesawat dan paling telat masuk jam 15:35. Saat melihat display ternyata kami harus menaiki kereta untuk menuju kesana. Pantas saja disebut bandara nomor 1 di dunia, Gate-nya saja sampai 500! Namun setibanya di Gate 42 suasana masih sepi, padahal waktu sudah menunjukkan 15:30. Setelah kami tanya kepada petugas ternyata pindah ke ke Gate 24! OMG dan ternyata setelah di check di display memang benar, Gate 42 dipindah ke 24! Serentak kami tergopoh-gopoh menuju gate tsb. Perlu waktu sekitar 15 menitan untuk tiba di tujuan. Beruntung, penerbangan delay 1 jam karena cuaca buruk, kami semua bernafas lega. Dan akhirnya tepat jam 17:00 kami terbang kembali ke Jakarta. 

4 hari 3 malam kami habiskan untuk mengelilingi Hong Kong. Belum semua sih yang dijelajahi tapi intinya kami puas dengan perjalanan kali ini. Semoga suatu hari nanti bisa kembali ke sini dengan suasana yang berbeda dan mengunjungi tempat yang berbeda. 

Jadi istilah "Ke Hong Kong dari Hong Kong" benar-benar menjadi kenyataan. Jadi sering-seringlah mengucap kata itu, siapa tau bisa terlaksana :D  (selesai)

@HARRISmaul @ChicMe @IskandarJet @Dianarikasari @gerbongkereta

***

July 05, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #3)

Hari ke-3 saya mengajak "orangutan" untuk menjelajahi Hong Kong :). Kami akan menelusuri Avenue of Stars, sebuah tempat yang  didedikasikan untuk bintang film yang sudah mengharumkan dunia perfilman Hong Kong seperti Bruce Lee yang didedikasikan dalam bentuk patung, Jet Lee, Cho Yun Fat, Stephen Chow, dll .Tempat ini berada di tepi sepanjang laut daerah New World Centre, Kowloon. Mereka memberikan tanda tangan dan cap tangan di sepanjang avenue ini. 

Avenue of Stars dengan latar belakang gedung pencakar langit

Menyamakan cap tangan Stephen Chow "Shaolin Soccer"

Light, Camera and Action! :)

Setelah puas berjalan di sepanjang Avenue of Stars lalu kami menaiki kapal ferry yang akan membawa ke daerah Causeway Bay. Hanya membutuhkan sekitar 30 menit kita sudah sampai di tempat tujuan. Disini kami juga menemukan bis tingkat yang khusus untuk tur keliling kota Hong Kong. Tidak ada jadwal untuk menaiki bis ini, tapi tidak ada salahnya untuk berfoto sejenak :D

Didepan bis "Tour of Hong Kong"

Kami kembali menjelajahi tempat-tempat yang sudah dikenal selama ini seperti Victoria Park, tempat berkumpulnya para pekerja Indonesia yang berada di Hong Kong setiap hari minggu. Sayang waktu kita datangi hari kamis, jadi tidak ada cerita "Minggu Pagi di Victoria Park".

  Minggu Pagi di Victoria Park

Waktu sudah menunjukkan jam 12:00 siang. Saatnya mengisi perut. Menu makan siang kami menyantap Dim Sum Halal Food yang berada di Kantin Islamic Center Kowloon. Jujur, inilah dimsum ter-maknyus yang pernah saya makan. Ternyata bukan hanya kaum muslim yang menyantap dimsum di tempat ini, bahkan orang Hong Kong pun banyak yang datang ke tempat ini. Ooo pantesan enyak..

Dimsum Halal Food Islamic Center Canteen Kowloon

Setelah kenyang perjalanan dilanjut dengan belanja-belanji mengantar para bloggerwati ke beberapa tempat seperti TAKA dan Chapel yang menyediakan asesoris dan baju-baju lucu. Kami menyempatkan untuk istirahat sejenak di sebuah kedai yang menyediakan kopi dan makanan ringan. Kedai ini mirip dengan yang ada di film-film Hong Kong. Cuma kali ini tidak ada keributan sampai membalik-balikkan meja. Kita sih ngebayanginnya kita ini jagoan dan yang lainnya penjahat yang sudah kenal satu sama lain.

Daftar menunya huruf kanji semua :D

Setelah beristirahat sejenak perjalanan kami lanjutkan ke sebuah toko serba ada yaitu DNA. Tempat ini menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari sepatu, baju, hingga asesoris seperti jam tangan, korek api, dll. Kami cukup betah berbelanja ditempat ini. Tanpa terasa sudah dua jam kami habiskan ditempat ini.

Setelah puas berbelanja dan cukup menguras persediaan dollar kami siap-siap kembali ke hotel. Namun dalam perjalanan pulang mata Chichi salah seorang bloggerwati yang ikut tertumbuk pada sebuah tempat : Charlie Brown Cafe. Chichi ingin sekali ke tempat tersebut karena Charlie Brown, Snoopy, dkk adalah favorit-nya dimasa kecil (ketauan deh usianya berapa). Dan akhirnya - walau diluar jadwal - kami sempatkan mampir ke tempat ini. 

at Charlie Brown Cafe

Waktu menunjukkan pukul 23:45 saatnya kembali ke hotel sebelum jam 24:00 sebelum saya berubah menjadi pangeran kodok. *emangnya cerita cinderella*. Lagipula badan sudah capek seharian ngegendong "orangutan" kemana-mana :D  

Pertanyaannya : Sudah berapa kalikah saya makan hari ini? *usap2perut*

(bersambung)

Ke Hong Kong dari Hong Kong [VideoClip]

@harrismaul
Proudly Present :
Hong Kong Summer Spectacular 2012
Starring :
@Dianarikasari @Iskandarjet @Chicme

July 04, 2012

Ke Hong Kong dari Hong Kong (Hari #2)

Hari kedua di Hong Kong kami mengunjungi Ocean Park! Dari namanya awalnya saya mengira ini adalah sebuah tempat semacam gelanggang samudera Ancol karena ada nama ocean-nya. Namun setelah dijelaskan oleh sang pemandu ternyata tempat ini adalah tempat hiburan semacam Dunia Fantasi plus Sea World, Taman Safari, dll. Begitu menurut pandangan Iskandar Jet.

<-- dan ehmm... inilah tiket masuk kita menuju Ocean Park. Dengan menunjukkan tiket ini kita bebas masuk ke wahana apa saja dan.... bebas antriiii....:D

Dan benar saja, ternyata tempat ini jauh lebih hebat dari yang dibayangkan. Ocean Park adalah produk asli Hong Kong. Didirikan sejak tahun 1977. Sudah berusia 35 tahun. Namun namanya kalah populer dibandingkan dengan Disney Land. Tetapi di kalangan penduduk Hong Kong sendiri tempat wisata ini sangat populer. Lokasinya terdiri dari dua tempat. Satu di bawah dan satu lagi di atas bukit. Untuk mencapai bukit kita bisa menggunakan kereta gantung seperti di Taman Mini namun kereta gantung ini melewati bukit dengan pemandangan yang hmmm....amazing!

Welcome to Ocean Park

Kereta Gantung Menuju Bukit di Ocean Park

Dan diatas bukit itu tersedia beberapa permainan ekstrim yang mengguncang adrenalin seperti FLASH yang berbentuk bandul berputar ke kiri dan kanan, lalu berputar 360 derajat sebanyak 4 kali. Alhamdulillah saya tidak tergoda untuk menaikinya. Membayangkannya aja sudah bikin teler :D

Ada lagi permainan yang namanya HAIR RAISER. Dari namanya saja sudah bikin rambut berdiri. Permainan ini semacam jet coaster level 10. Sayang, hari itu permainan ini tidak dinyalakan karena cuaca tidak mendukung, kecepatan angin diatas normal, jadi takut mengganggu permainan. Padahal aku pengen banget nih naik ini 10 kali *ngook*

Hair Raiser

Setelah puas bermain-main di bukit lalu kami turun ke bagian bawah dengan menggunakan kereta bawah tanah yang unik. Jadi didalam kereta ini dibagian ceiling-nya kita bisa melihat video seakan-akan kita berada didalam perut bumi dan laut. Jadi ada semacam gambar lahar, laut, dll. 

Dan setelah tiba dibagian bawah, arena permainan atau wahanannya lebih bersahabat. Jadi memang cocoknya ke atas bukit dulu lalu relaks di bagian bawah. Disini kita bisa melihat musium panda. Ada juga live show panda merah yang lucu dan penurut. Panda merah ini mengingatkan aku sama Master Chi Fu yang bermain di Kung Fu Panda 2.

Panda Merah

Lalu ada juga pertunjukan Panda yang sesungguhnya. Namun kita tidak boleh ribut karena panda sangat sensitif terhadap suara manusia dan sering ngambek pergi ke tempat tidurnya. Kerjaannya si persis seperti Poo di Kung Fu Panda : makan daun bambu, tidur-tiduran dan jalan-jalan ringan. Udah gitu leyeh-leyeh lagi. Pokoknya lucu deh kelakuannya...

Kemudian kita masuk ke Goldfish Treasure, disini kita menemukan berbagai jenis ikan mas yang aneh-aneh, mulai dari yang kepalanya gede mirip kena kanker, sampe yang matanya hampir keluar. Orang Hong Kong sangat menyukai ikan hias, karena di apartemennya yang sempit mereka lebih suka memelihara ikan di akuarium dibanding memelihara hewan lainnya seperti gajah, misalnya :D

Koleksi Ikan Mas

Tepat matahari di atas kepala, kita memutuskan untuk istirahat dulu di Neptune Resto. Asyik banget makan siang dikelilingi oleh ikan-ikan yang berenang-renang di super giant aquarium. Bayangkan satu dinding dari atas sampe bawah, ujung kiri sampe kanan semuanya kaca setebal 40 cm yang didalamnya berbagai jenis ikan laut. Mulai hiu kepala martil sampe ikan yang nggak tau apa namanya. 
yang baju merah bukan termasuk ikan lho :D

Katanya sih mirip Sea World Ancol (belum pernah soalnya)

Dan akhirnya setelah berpuas-puas main di Ocean Park akhirnya kita harus melanjutkan perjalanan ke tempat lainnya. Next destination adalah The Peak, yaitu tempat paling tinggi di Hong Kong. Disana kita bisa melihat pemandangan kota HK 360 derajat. Selain itu kita juga akan masuk ke Museum Madama Tussauds di The Peak Tower ini. Ceritanya di postingan berikut aja ya (bersambung)

Cerita di Madame Tussauds... 

The Peak