July 17, 2012

Dukungan Infiniti Untuk Sang Juara Dunia Formula 1


Saya  masih ingat ketika seri Grand Prix Formula 1 2010 memasuki saat-saat menentukan. Grand Prix Abu Dhabi menjadi seri terakhir dan penentu juara dunia F1. Fernando Alonso  memimpin klasemen dengan angka 246 point, Mark Webber di posisi 2 dengan angka 238 dan Sebastian Vettel berada di posisi 3 dengan angka  231 poin. Peluang terbesar juara dunia ada di tangan Alonso. Dia hanya perlu finish di depan kedua pembalap pesaingnya. Namun balapan F1 selalu menyimpan misteri. Kita tidak tahu siapa yang akan menjadi juara hingga checker flag dikibarkan.


Sesi kualifikasi menempatkan Vettel pada pole position.  Sebuah permulaan yang baik. Sementara Alonso dan Webber menempati posisi 3 dan 5. Pole tersebut adalah pole ke-10 bagi Vettel pada tahun 2010. Memang penampilan tim Red Bull Racing tahun 2010 sangat impresif.   


Vettel sesaat setelah menjadi Juara Dunia
Dan pada minggu 14 November 2010 Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menjadi saksi Sebastian Vettel menjadi  juara dunia F1 2010 setelah memenangi seri terakhir tersebut. Total nilai yang diraihnya 231 plus 25 menjadi 256 poin dan tidak mungkin terkejar lagi oleh lawan-lawannya. Teristimewa Vettel menjadi juara dunia termuda F1 sepanjang masa dalam usia 23 tahun 134 hari. Memecahkan rekor yang dipegang Lewis Hamilton (23 tahun 300 hari) pada tahun 2008. Dan ini pun menjadikan tim Red Bull Racing juara dunia untuk pertama kalinya untuk kategori konstruktor.  Kata pertama yang diucapkan saat melintasi garis finish adalah, “Terima kasih teman-teman! Tidak bisa  dipercaya, terima kasih!” ucapnya. “Saya Juara Dunia!” lanjutnya dari cockpit mobilnya sambil terdengar isak tangis.

***

Ucapan terima kasih pantas diucapkan oleh seorang juara dunia Sebastian Vettel kepada teman-temannya atas keberhasilannya menjadi juara dunia. Tentu saja yang dimaksud dengan teman-teman adalah rekan-rekan yang tergabung dalam tim Red Bull Racing. Mulai dari Team Principal Christian Horner, Chief Technical Officer Adrian Newey,  Team Partner Mark Webber, Head of Aerodinamics Peter Prodromou, Chief Design Rob Marshall , para mekanik, pabrikan Renault, hingga sponsor. Tanpa dukungan dan kolaborasi itu semua tentu tidak akan terwujud keberhasilan ini.

Red Bull Racing yang resmi berdiri sejak tahun 2005 menggunakan mesin Renault asal Perancis yang beraliansi strategis dengan Nissan Motors asal Jepang. Tim yang berasal dari Austria ini sejak tahun 2011 didukung penuh oleh Infiniti yang merupakan produk premium dari Nissan Motors. Dengan adanya dukungan tersebut terbukti Tim Red Bull Racing dan Sebastian Vettel berhasil mempertahankan gelarnya pada tahun 2011 sebagai juara dunia konstruktor dan pembalap. Bahkan penampilannya semakin impresif dari tahun sebelumnya. Bayangkan, Tim Red Bull Racing 12 kali juara dari 19 seri, 11 diraih Vettel dan 1 Webber. 

Red Bull Racing F1 2012  : RB8 Renault RS27 (sumber : redbullracing.com)
Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut, Infiniti menunjuk Sebastian Vettel sebagai Brand Ambassador Infiniti. Bukan hanya itu saja, bahkan Vettel dibuatkan mobil khusus edisi spesial yang diberi nama Infiniti FX50 Sebastian Vettel Edition . Keren kan? 

Infiniti FX50 Sebastian Vettel Edition (sumber : exoticcarsx.com)
Berikut Highlight video saat Vettel dan Red Bull Racing meraih juara dunia tahun 2011 (sumber: youtube.com/infinitieurope)



***

 Formula 1 tahun 2012 sedang berlangsung. Hingga pertengahan musim persaingan masih ketat. Setiap pembalap dan tim masih berpeluang untuk menjadi juara dunia di akhir musim. Bahkan tahun ini sepanjang menyaksikan Formula 1 sejak beberapa tahun lalu adalah musim yang sangat ketat. Bayangkan 6 juara dunia bertarung memperebutkan juara dunia di akhir musim. Mulai dari Michael Schumacher (juara 7 kali : 1994-1995, 2000-2004), Fernando Alonso (juara 2 kali :2005-2006), Kimi Raikkonen (2007), Lewis Hamilton (2008), Jenson Button (2009) dan Sebastian Vettel sendiri. Mudah-mudahan Sebastian Vettel dan Red Bull Racing yang akan menggunakan mobil RB8 dan mesin RS27 yang didukung oleh Infiniti akan kembali menjadi juara dan merebut hattrick. 3 kali juara dunia berturut-turut, merupakan sebuah pencapaian yang fantastis! 

***

Tanpa terasa – seperti yang disebut diatas – saya sudah mengamati dunia Formula 1 sejak lama.  Saya menyaksikan F1 sejak sengitnya pertarungan hebat antara Mika Hakkinen dan Michael Schumacher, mengamati regulasi-regulasi yang selalu berubah setiap tahunnya, hingga menjadi saksi dominasi tim Red Bull Racing di tahun 2011. Selain itu saya juga hobi mengumpulkan buku panduan yang biasa terbit setiap awal musim sekitar bulan maret setiap tahunnya. Bahkan ketika ada majalah khusus mengupas F1 saya selalu membeli setiap bulannya. 

Satu yang membuat penasaran adalah pertanyaan : “Apakah bisa menyaksikan balapan paling bergengsi ini secara langsung? Secara live tanpa melihat dari televisi atau layar lebar.” Grand Prix Singapore adalah tempat yang paling memungkinkan karena lokasi ini paling dekat dengan Indonesia. Setahun lalu saya melakukan trip ke Singapore. Trip ini merupakan trip pertama kali keluar negeri. Dan saat menaiki Singapore Flyer sempat melihat pemandangan Marina Bay Street Circuit dari atas dan melihat sebuah tikungan yang digunakan balapan F1. Disitu masih jelas terlihat tapak-tapak ban yang menghitam di atas aspal, dalam hati saya sempat terucap, “Andai bisa menyaksikan balapan F1 secara langsung...” Ini berlangsung spontan dan tanpa saya sadari.

Grandstand at Marina Bay - GP Singapore (Sumber : singaporegp.sg)
Entah kapan bisa terwujud, yang jelas, sekali seumur hidup rasanya wajib menyaksikan secara langsung balapan paling kompetitif di dunia ini. Mendengar secara langsung suara-suara mobil F1 yang memekakkan telinga. Menyaksikan kru dan mekanik di paddock yang sibuk mempersiapkan peralatan untuk mengganti ban dan mengisi bahan bakar saat pit stop. Juga tidak lupa menyaksikan para umbrella girl yang menjadi pemanis setiap acara balapan F1. Lebih istimewa lagi GP Singapore dilakukan di malam hari yang merupakan satu-satunya seri yang diselenggaran F1 selama ini. Semoga Infiniti dapat  mewujudkan impian saya.

***
 Tulisan ini juga menjadi Headline di Vivalog
 

***

Tulisan ini berhasil menjadi Juara III (bersama @coffeecream, @StephenLangitan) dalam Blog Competition Contest #InfinitiF1Challenge

Alhamdulillah dapet Voucher MAP Senilai Rp 1.000.000,-
***

12 comments:

yuna_nie said...

Hmm, bener2 penggemar sejati.
Semoga mimpi mas harris terwujud,amieen

Erick Gafar said...

Balapan di Singapura selalu menarik. Balapan ini dilakukan malam hari jadi bukan diterangi sinar matahari, tetapi lampu ribuan kilowatt. akan sangat menarik melihat F1 secara langsung. Saya pun punya mimpi yang sama, suatu waktu ingin menonton balapn F1 secara langsung, tak terkecuali di Singapura.
Renault tahun ini lumayan kurang stabil selain karena perubahan regulasi bagian depan mobil yang akan rendah dibandingkan bagian belakangnya, tetapi juga karena lawan2nya sudah mulai menemukan hal-hal yg selama ini menjadi rahasia Red Bull. Kita melihat Fernando Alonso saat ini memimpin klasmen, sementara Jenson Button yg juara pertama di Australia kini malah terpuruk. Sebastian Vettel baru sekali juara padahal di tahun 2011 ia sudah beberapa kali ketika balapan hampir memasuki tengah musim. Tentu saja saya berharap Lewis Hamilton bisa bangkit di balapan di Jerman. Favorit saya dari dulu McLaren, mulai dr ayrton senna, alain prost, Mika Hakkinen, Kimi Raikkonen dan kini Lewis.
saya doakan Kang Harris bisa tahun ini atas dukungan infiniti menonton F1 singapura secara langsung

Harrisma said...

Terima kasih komentarnya kang erick, wah panjang banget yah ternyata memang penggemar sejati F1 juga.

Ayo ikutan kuisnya juga siapa tau bisa nonton F1 langsung di Singapore :)

naninanuneno said...

Wuaaah terima kasiiih mas sudah mampir di blog saya....
sama-sama nih kita pencinta F1 :)
Semoga bisa terwujudnya impian kita untuk nonton langsung Singapore GP bersama Infiniti
Semangaaaaaaaat #InfinitiF1Challenge

Good luck

Harrisma said...

terima kasih mbak nani atas komentarnya

Good luck ;)

Robby said...

nice posting ;) @robii17

Felix Lasmin said...

alapan pertandingan yang tersaji di perwacana dan paragraf diatas secara tidak langsung menceritakan detaik-demi detali perlombaan seru Balamapn Formula 1 Baik disingapura tempat pertandingannya berlangsung.Dan semoga terus berkarya,salam sukses!! @felixlasmin

novie arieyanti said...

satu kata.. keren, kapan ya indonesia punya tempat balapan sekeren itu???

walau saya sudah tidak pernah updet berita tentang F1, maklum dah punya baby, konsen ajah ke baby,

lumayan terhibur dengan membaca catatan diatas, seolah-olah saya sedang melihatnya. Gut lak ya pak,, @abularie

Harrisma said...

thanks robby, felix dan novie atas komentarnya :)

suria riza said...

mantep tulisannya

semoga terwujud ya kang, mayan kalo beli tiketnya 20 juta --"

stevanusdimas said...

wow awesome! :D
@StevanusDimass

Harrisma said...

@Echa : aamiin, thanks :)
@StevanusDimass thank you :)