December 15, 2012

The Amazing Superspeedy

Pada suatu hari yang tenang di TelkomCity, tiba-tiba saja muncul lima buah pesawat berbentuk seperti piring melayang-layang di atas langit TelkomCity. Ternyata, lima pesawat tersebut berisi alien-alien dari Planet Gagarin yang hendak menyerang TelkomCity. Alien-alien tersebut bertujuan untuk menguasai TelkomCity yang terkenal memiliki sumber daya energi yang sangat besar. Diketahui bahwa alien-alien tersebut memiliki teknologi yang canggih.


***

Jauh di luar kota TelkomCity, seorang pemuda sedang asyik mendengarkan lagu-lagu Top 40 dari Melon Indonesia. Kepalanya mengangguk-anggup mengikuti irama lagu yang menghentak dengan headphone yang menutup seluruh bagian telinga, dunia seakan sudah menjadi miliknya. Tiba-tiba jam tangannya mengeluarkan cahaya merah. Pemuda itu segera mematikan lagu dari gadgetnya. Konsentrasinya tertuju pada cahaya merah tersebut. "Pasti ada sesuatu yang gawat." gumamnya. Dan benar saja, ketika tombol ok disentuh terlihat wajah sang walikota TelkomCity yang terlihat cemas, tidak seperti biasanya yang selalu ceria. 



@DhaniSpeedy
"Situasi TelkomCity dalam keadaan darurat. Siaga 1. Segera ke pusat! Gunakan tombol hijau!" suara walikota terdengar gemetar. "Siap!" Dhani segera menjawab. Lalu gambar walikota menghilang dari LCD jam tangan canggihnya. Inilah saat yang paling ditunggu Dhani : menggunakan tombol hijau! Sebenarnya agak dilema juga sih, memijit tombol hijau berarti dia akan menjadi SuperSpeedy, seorang superhero dengan segala kekuatannya. Namun disisi lain dengan diaktifkannya tombol hijau berarti ada sesuatu yang gawat yang harus diselesaikan. Tanpa menunggu lagi, Dhani segera menekan tombol hijau dan dirinya berubah menjadi SuperSpeedy lalu terbang melesat menuju TelkomCity.


***

Dalam waktu 5 menit SuperSpeedy sudah tiba di kantor pusat. Terlihat walikota sedang mengamati situasi penjuru kota TelkomCity yang kacau melalui Speedy Monitoring dan sangat cemas menghadapi situasi yang tidak menentu. Annisa, sekretaris walikota yang cantik menyambut hangat kedatangannya. "Ah SuperSpeedy akhirnya datang juga." walikota membuka suara. "Lihat, mereka sudah ada disana sejak tadi pagi." lanjutnya sambil menunjuk pesawat-pesawat yang memayungi kantor pusat. Seakan mereka menunggu komando untuk siap menyerbu. 

Pesawat-pesawat Alien berada di atas Kota TelkomCity
SuperSpeedy mengamati pesawat-pesawat tersebut dari balik kaca besar di ruangan walikota. "Apakah mereka sudah mencoba berkomunikasi?" ucapnya. "Belum." Walikota dan Annisa menjawab hampir bersamaan. "Annisa, tolong beritahu seluruh warga TelkomCity melalui SMS Telkomsel agar tenang dan jangan panik menghadapi situasi. Dan beritahu juga untuk memantau perkembangan melalui Usee TV jika mereka sedang diluar rumah dan Telkom Vision jika mereka sedang didalam rumah untuk mendapatkan petunjuk berikutnya." lanjut SuperSpeedy dan Annisa langsung bergegas menuju ruang monitoring.

SuperSpeedy segera membuka Qbaca di gadget-nya mencoba mencari infomasi yang ada didalamnya. "Ini dia!" akhirnya dia menemukan e-book yang dicari dan segera mempelajarinya.

"Mereka dari Gagarin. Mereka pernah menyerang MetroCity. Saya tahu cara mengusirnya." ucap SuperSpeedy bersemangat.     "Caranya?" walikota penasaran. "Saya akan keluar menghadapi mereka. Memancing mereka keluar dari pesawatnya. Mereka tidak akan menyerang kita, karena mereka ingin menguasai sumber daya energi TelkomCity. Jika mereka menyerang tentu sumber daya energi akan hancur." SuperSpeedy menggeser jendela kaca, siap-siap untuk terbang keluar menghadapi para alien. "Bapak tenang saja disini.' ucapnya pada walikota. "Dan Annisa, aktifkan terus Telkom Flexy mu, nanti saya akan kontak untuk meminta bantuanmu." SuperSpeedy menatap Annisa yang sedikit cemas. "Hati-hati!" hanya itu yang bisa Annisa katakan.

***

SuperSpeedy sudah melayang berada ditengah-tengah pesawat para alien. Memberikan tanda agar alien keluar dari pesawatnya. Tiba-tiba semua pintu pesawat-pesawat tersebut terbuka dan keluar beberapa alien yang tubuhnya berwarna hijau menyala. Mereka melayang seperti terbang namun tanpa sayap. Paling depan sepertinya pemimpinnya karena menggunakan mahkota yang berbeda dengan yang lainnya. Dia menunjuk ke arah SuperSpeedy lalu tangannya menunjuk ke arah lain seakan memberi aba-aba untuk pergi dari tempat ini. Lalu keluar suara-suara yang tidak dimengerti. 

Diam-diam SuperSpeedy menghubungi Annisa dengan menggunakan jaringan Telkom Indonesia. "Annisa, tolong beritahu seluruh warga TelkomCity untuk menggunakan headphone yang kedap suara, termasuk kamu juga yah." ucapnya pelan namun jelas. Annisa hanya menjawab "Nggg. Ok." Tiba-tiba SuperSpeedy terbang tinggi. Lalu para alien mengejarnya seakan mau menangkapnya. SuperSpeedy menuju Tower Telkom Speedy,  tower tertinggi di TelkomCity. Di puncak tower dia memasuki sebuah ruangan, menyalakan tombol "Ultrasonic" dan memutarnya hingga maksimal. SuperSpeedy kembali menghubungi Annisa, "Satu lagi tugas yang harus kamu lakukan, tolong nyalakan Indonesia Wifi di seluruh titik hotspot TelkomCity dan setel dengan kecepatan maksimal!". Annisa kembali mengiyakan permintaan SuperSpeedy. Tiba-tiba alien yang mengejar SuperSpeedy terlihat kesakitan sambil menutup telinganya. Mereka berteriak. Lalu tiba-tiba berjatuhan seakan ditarik grafitasi bumi. Sementara alien lainnya berhenti mengejar SuperSpeedy dan kembali ke pesawatnya masing-masing dan dalam hitungan detik, pesawat-pesawat itu sudah melesat terbang meninggalkan TelkomCity.

***

"Jadi suara ultrasonic itulah yang membuat kabur alien-alien itu. Diperkuat dengan dinyalakannya wifi di penjuru kota, suara itu akan semakin mengganggu dan menyakitkan mereka. Makanya mereka buru-buru kabur sebelum pingsan seperti beberapa alien yang pertama kali mendengarnya." SuperSpeedy memberikan penjelasan kepada walikota dan beberapa warga masyarakat TelkomCity. "Jenius!" ucap walikota spontan sambil bertepuk tangan dan diikuti warga lainnya. "Dan sebenarnya manusia seperti kita tidak akan merasakan dampak suara tersebut." lanjut SuperSpeedy.

"Lalu kenapa kamu menyuruh warga menggunakan headphone?" protes Annisa. "Yaaa, itu sih biar kamu ada kerjaan aja...:p " canda SuperSpeedy. "Iiiiih....kamu jahaaat!" Annisa memukul manja lengan SuperSpeedy. Walikota dan warga lainnya hanya tersenyum. 

"Ok. Sepertinya tugas saya sudah selesai." ucap SuperSpeedy. "Dan saatnya saya harus kembali..."  Walikota dan warga lainnya mengucapkan terima kasih atas bantuan SuperSpeedy, tidak ketinggalan Annisa sambil berkata manja, "Thank you yaa spidey....". 

"Hey namaku SuperSpeedy, bukan spidey!" protesnya.

"Ihh.. gitu aja marah...." tangan Annisa akan memencet hidung sang superhero namun secara refleks tangan SuperSpeedy menepis dan memegang tangan Annisa. 

"Terima kasih atas bantuannya ya Icha..." bisik SuperSpeedy sambil menatap mata Annisa. Sebelum sempat menjawab SuperSpeedy segera melepas tangannya dan melesat terbang menuju angkasa. 

Annisa hanya terdiam dan bertanya dalam hati, kenapa dia memanggilku "Icha", yang memanggil nama itu kan hanyaaa.....

***

@AnnisaSpeedy
 "Selamat pagi Ichaaaaaaa......." ucap Dhani tiba-tiba mengagetkan lamunan Annisa di senin pagi. Annisa segera tersadar. Dhani rekan kerjanya baru kembali dari kampung halamannya di luar kota TelkomCity.

"Heh, kemana aja kamu Dhaniii... " cerocos Annisa. "Eh tau nggak, kemaren tuh di sini heboooh kedatangan aliennnn. Mereka hampir menguasai TelkomCity untung SuperSpeedy berhasil mengusirnya."

"Apah? Alien?" jawab Dhani pura-pura tidak tahu sambil membetulkan letak kacamatanya. "Eh terus ada SuperSpeedy juga? Ih kamu seneng dong...kamu suka dia kaaan???" canda Dhani.

"Eh ini serius! kamu becanda melulu ah..." ketus Annisa. "Eh tapi iya dong kemaren ada spidey-ku... dia hebat lho... bisa ngalahin alien... bisa ngusirin mereka... Lah kamu dhan, paling weekend kemaren seharian tidur atau dengerin musik. Iya kaaan?"

"Nggg...iya sih..." jawab Dhani pelan. Padahal dalam batinnya dia ingin berteriak, "Ichaaa, aku ini SUPERSPEEDY!"



______________________
Keterangan :
Tokoh Dhani dan Annisa terinspirasi dari @DhaniSpeedy dan @AnnisaSpeedy yang menjadi Customer Service Telkom Speedy, demikian juga dengan fotonya.

16 comments:

Bocah Saico said...

ini lebih keren dan lebih detail :)

SEO And Blogspot TIps said...

Ikut Kontes ya om?
Ane ikutan juga ah...

Harrisma said...

@Bocah Saico : terima kasih :)

Harrisma said...

@SEO and Blogspot Tips : iya, ayo ikutan :)

Harrisma said...
This comment has been removed by the author.
Harrisma said...
This comment has been removed by the author.
Salman K said...

wah mantap ceritanya nih... :thumbup:
baca dan komen di tulisan saia juga ya gan... :)

di : http://www.salmankalista.info/telkom-city-is-under-super-speedy-control/

nammokotto iyoda said...

Keren Gan Critanya..gan mau tanya jg banner Speedy Competition Ga nampil sama gan kok nampil...minta kodenya la..

email kan ke nammokotto@gmail.com ya

Harrisma said...

@Salman : thanks, menuju TKP :)

Harrisma said...

@Nammokotto : thanks, di copy aja gambarnya terus di link ke telkomspeedy.com

Amri Evianti said...

Blogggnya hanya kata WOOWWWWWWWWW yang terucapp..kerennnnnn,,semoga prestasi blog ini selalu menginspirasi saya untuk terus berkarya,,jika ada waktu boleh dong singgah di beranda blog saya ;)

Harrisma said...

@Amri: terima kasih, menuju TKP :)

Regina Calista said...

kerenn :)
visit dan komen balik ya >> http://reginacalista.blogspot.com/2012/12/i-am-super-speedy-superhero-yang.html

Afl@sh said...

keren banget gan postingannya.. jangan lupa ya mampir dan komen di http://rhianzflash.blogspot.com/2012/12/new-generation-super-speedy-world-in.html

Harrisma said...

@Regina : terima kasih atas kunjungannya, siap menuju TKP :)

Harrisma said...

@Alf: terim kasih ya, siap kunjungan balik :)