April 20, 2011

Kartini Digital Ditengah Arus Teknologi Informasi dan Telekomunikasi

Dalam dua dekade terakhir ini, teknologi informasi dan telekomunikasi  banyak mengalami perkembangan yang pesat. Banyak manfaat yang didapat dengan memanfaatkan komputer sebagai perangkat utama untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat. Demikian juga dengan teknologi dalam bidang komunikasi, teknologi digital membuat semua orang dapat menikmati kemudahan dalam berkomunikasi dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Peran teknologi informasi dan telekomunikasi dalam pemberdayaan wanita antara lain dapat memanfaatkan internet untuk sesuatu yang positif. Dengan memanfaatkan internet yang kini bisa dengan mudah di akses dari rumah atau dari handphone wanita bisa berperan dalam mengembangkan usaha atau bisnis sesuai dengan minat dan hobi sesuai  kapasitas dan kemampuannya. Wanita jangan mau dicap sebagai kaum konsumtif yang hanya memanfaatkan teknologi  terbaru untuk kepentingan lifestyle. Memburu handphone atau gadget terbaru agar tidak disebut ketinggalan jaman. Pemanfaatannya hanya sebatas update status sosial media seperti Facebook atau  nge-tweet agar tetap dianggap eksis, membuka website hanya untuk melihat gosip seleb terbaru, broadcast berita atau gambar yang nggak penting bahkan HOAX. Ada juga  yang malu saat diminta PIN sebuah gadget karena belum memiliki. Aduh kalau yang ini bukan Kartini Digital deh.
Kartini Digital dapat memulai memanfaatkan teknologi informasi seperti internet untuk sesuatu yang produktif. Jangan hanya jadi konsumen saja, jadilah produsen! Jika hobi menulis, dapat memanfaatkan internet dengan membuat blog yang kini semakin mudah diakses berbasis blogspot atau wordpress. Dapat juga menulis langsung di blog media seperti kompasiana atau blogdetik. Semuanya mudah dan gratis tidak perlu memikirkan pembayaran hosting dan bandwith.

Menulis juga bisa apa saja, mulai dari resep memasak, cerita ringan sampai pengalaman saat berkunjung ke suatu tempat. Banyak penulis wanita yang lahir dari awal seperti ini seperti Trinity dan Nonadita yang sudah melanglang buana ke berbagai pelosok negeri bahkan keluar negeri berkat menulis lewat blog. Kumpulan tulisannya pun sudah dibuat dalam beberapa buku. Ada juga penulis yang mengkhususkan diri menulis untuk mengikuti suatu lomba yang berhadiah wah, ya seperti XL Kartini Digital ini, lebih dari lumayan kan kalau dapat iPAD :)

Jika ingin lebih fokus dapat membuat sebuah website yang sesuai dengan bidang yang diminati. Ini menunjukkan bahwa kita serius dan profesional dalam bisnis tersebut. Cukup banyak pengusaha wanita yang sukses dengan menjalankan bisnis online ini. Mereka inilah Kartini Digital yang sesungguhnya. Mereka dapat memanfaatkan kemajuan teknologi menjadi jembatan untuk menyalurkan minat atau hobi bahkan bisnis yang menghasilkan materi yang lumayan.
Teknologi Informasi dan Telekomunikasi merupakan jembatan untuk memberdayakan  kaum wanita, sekarang saatnya Kartini Digital memanfaatkan peluang tersebut.
Saya yakin, jika Ibu Kartini hadir pada saat ini, beliau akan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi semaksimal mungkin. Beliau akan membuat sebuah website, mungkin namanya www.kartini.com agar mudah diingat. Disana beliau juga akan menulis semua apa yang dicita-citakannya. Menulis e-book "Habis Gelap Terbitlah Terang" dan tidak perlu berkirim surat lagi dengan sahabat-sahabatnya di Belanda, cukup dengan e-mail dan saat itu juga bisa langsung dibaca, bahkan bisa berhubungan langsung via chatting.

Ayo para wanita manfaatkan teknologi yang ada dan jadilah Kartini Digital masa kini yang produktif dan bermanfaat bagi negeri.

Smarter Computing for Smarter Planet


Saat ini hampir semua orang di planet ini sudah dapat merasakan manfaat komputer beserta teknologinya. Dengan memanfaatkan komputer pekerjaan menjadi mudah, cepat dan efisien. Begitu juga pemanfaatan internet, dalam sekejap setiap orang akan tahu apa yang terjadi di belahan dunia lain.

Dengan adanya komputer, kita saling terkoneksi satu sama lain, baik secara individu maupun secara sistem. Seiring dengan itu, dampak globalisasi baik bidang ekonomi, sosial maupun teknologi akan semakin cepat menjalar ke penjuru planet. Krisis ekonomi di suatu negara akan terasa akibatnya di negara lain. Trend gaya rambut Justin Bieber di Amerika akan mudah ditiru oleh para remaja di Indonesia. Gadget yang baru di lauching, dengan mudah kita dapat segera mengetahuinya. Inilah efek globalisasi.

Namun hal ini jangan dijadikan hambatan untuk berkembang dan takut menghadapi globalisasi. Kita harus terlibat jika tidak ingin terseret oleh arus globalisasi. Justru ini akan menjadi tantangan bagi kita untuk lebih kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi yang sudah ada.
Bagaimana membuat Smarter Planet dengan Smarter Computing?
Kita bisa berkontribusi untuk menciptakan Smarter Planet sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Seperti yang telah diungkapkan diatas, saat ini setiap individu, bahkan setiap perusahaan, kota, propinsi, negara saling terkait satu sama lain yang dilengkapi beberapa instrumen dan kecerdasan dengan tujuan untuk efektifitas dan efisiensi. Dengan demikian akan menghasilkan sebuah dunia yang cerdas. A Smarter Planet!

Contoh Smarter Computing, dahulu untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas cukup menggunakan lampu lalu lintas merah-kuning-hijau. Kini seiring dengan semakin banyaknya jumlah kendaraan, lampu lalu lintas perlu ditambah penunjuk waktu berapa lama harus berhenti atau jalan. Atau untuk mengambil uang tunai kita tidak perlu antri di bank, cukup ambil di ATM, bahkan tidak perlu di ATM bank yang bersangkutan karena sudah ada jaringan antar bank. Dan masih banyak contoh Smarter Computing lainnya yang mempermudah dan menciptakan efisiensi.
Smarter Planet tidak lahirkan tapi diciptakan karena kita membutuhkannya.

April 02, 2011

Coca-Cola & Musik : Kolaborasi Dua Icon Universal

Coca-Cola dan Musik sudah menjadi icon universal. Keduanya sudah menjadi bahasa universal dibelahan dunia manapun.

Lewat musik, seorang John Lennon dapat menyampaikan pesan perdamaian lewat lagu Imagine. Lewat musik kita bisa merasakan kesedihan Eric Clapton yang kehilangan seorang anaknya lewat lagu Tears In Heaven. Lewat musik, tanpa mengetahui liriknya pun orang bisa menikmati sebuah lagu, orang-orang Jepang sangat menikmati lagu Bengawan Solo milik musisi Gesang. Masih banyak peristiwa-peristiwa lewat keajaiban sebuah musik.
Demikian pula dengan Coca-Cola. Dibelahan penjuru dunia manapun orang pasti sudah mengenal merek yang satu ini. Saya pernah mengalami pengalaman pribadi dengan minuman yang satu ini. Beberapa tahun lalu saya mengunjungi daerah pedalaman di Papua. Tidak ada jalan darat untuk menuju kesana. Satu-satunya transportasi adalah menggunakan pesawat udara. Dengan mencarter pesawat yang berisi 8 orang akhirnya sampai juga di kota Mulia, sebuah kota di kaki Pegunungan Puncak Jaya. Rasanya inilah kota tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.000 meter!
Saat tiba di tujuan, kami disambut oleh tari-tarian khas daerah Papua. Mereka bernyanyi, menari dengan semangat diiringi oleh musik tradisional. Dan tahukah apa yang mereka suguhkan kepada saya saat itu? Ya, sekaleng Coca-Cola! Sungguh saat itu kaget dan takjub dengan kejadian itu. Kepala suku membukakan kaleng, memasukkan sedotan dan memberikan kepada saya sambil berkata, "Ayo, kamu orang pasti haus dan minum ini supaya segar dan semangat..."  Dan benar saja, perjalanan panjang yang melelahkan hilang dalam sekejap setelah mendapat sambutan lewat musik yang luar biasa dan tentu saja suguhan minuman Coca-Cola yang menyegarkan.
Musik-pun kembali terdengar. Mereka bernyanyi dan menari dengan semangat. Sungguh, sebuah pengalaman yang luar biasa. Sekaleng Coca-Cola yang dikapalkan dari Surabaya ke Biak lalu diterbangkan ke tempat ini, dapat menjadi sebuah lambang persahabatan yang indah.
Coca-Cola dan Musik memang sudah menjadi Icon Universal. Kolaborasi keduanya tentu akan menghasilkan sesuatu yang dahsyat. 
Selama ini Coca-Cola selalu mendukung kegiatan musik didunia, kapan saja dan dimana saja. Mereka konsisten dan sangat peduli terhadap perkembangan dan kegiatan musik baik level internasional maupun lokal.
Terakhir Coca-Cola mengadakan acara unik yaitu The 24 hours Session. Dengan menggandeng grup musik yang sedang digandrungi di dunia Maroon5 mereka mengundang para pengguna internet untuk terlibat dengan grup tersebut untuk menciptakan sebuah lagu dalam 24 jam. Acara tersebut berlangsung pada tanggal 22 Maret 2011. Para blogger dan netizer dapat berinteraksi secara online dengan Maroon5 membantu penulisan lirik dan irama lagu termasuk mengkritiknya. Sungguh terobosan yang luar biasa.

Dan Kolaborasi Coca-Cola dan Musik yang merupakan Dua Icon Universal benar-benar membangkitkan semangat baru : Bangkitkan Semangat Musikmu dan Segarkan Semangatmu!


 24 hours Session Maroon5 dan Coca-Cola

Sumber foto : www.coca-cola.co.id

March 15, 2011

Harmony Under One Nation di AXIS Java Jazz Festival 2011


AXIS Java Jazz Festival 2011 sudah berakhir tanggal 6 Maret kemarin. Festival yang mengusung tema Harmony Under One Nation itu berlangsung meriah dan sukses! Ratusan musisi jazz dan genre-nya yang berasal dari berbagai negara dan musisi-musisi terbaik tanah air mengambil bagian dalam festival yang sudah  memasuki tahun ke-7 ini. Dapat dikatakan inilah festival jazz terbesar di dunia!
Tahun ini yang menjadi special guess star -tanpa mengurangi rasa hormat kepada musisi yang lain- adalah Santana dan George Benson. Santana yang melakukan konser sebanyak dua kali, salah satunya adalah bagian dari tour dunia-nya. Pertunjukkan selalu disambut meriah penggemarnya, terbukti bangku penonton selalu penuh dan tiket special guess-nya selalu sold out. Lihatlah penampilan Santana saat membawakan lagu Smooth disini 

Demikian juga dengan George Benson, konser Greatest Hits-nya mendapat sambutan hangat dari penggemar setianya. Semuanya terhanyut dalam alunan suara khasnya. Penampilannya saat menyanyikan lagu The Greatest Love of All dapat dilihat di bawah ini :



Tema Harmony Under One Nation memang sangat pas untuk festival kali ini. Tema ini memiliki berbagai makna, dapat ditafsirkan sendiri-sendiri oleh masing-masing individu. Bisa diartikan bahwa festival ini diisi oleh musisi dari berbagai negara, dari berbagai budaya yang bersatu dalam event AXIS Java Jazz Festival yang diselenggarakan di Indonesia. Demikian pula jika dilihat dari sisi pengunjung, ada laki-laki, perempuan, orang tua, kawula muda, dari berbagai suku, dari berbagai agama, budaya, pandangan politik, mereka berbeda-beda tapi semuanya bersatu, berharmoni saat bersama menikmati hidangan music jazz yang disajikan oleh musisi-musisi yang piawai. Sungguh indah. Sangat jarang kita melihat peristiwa seperti ini.
AXIS yang selalu menjadi pendukung event ini dalam beberapa tahun terakhir ini tidak ketinggalan dalam menyediakan berbagai fasilitas untuk para pengunjung yang hadir dan teristimewa para pengguna AXIS. Fasilitas yang disediakan diantaranya adalah AXIS Lounge dan AXIS Privilege yang menyediakan akses internet wi-fi, berbagai hadiah berupa lucky draw untuk pengguna AXIS seperti sepeda fixie, merchandise dan lain-lain.

 AXIS Lounge (foto: www.titiw.com)
Selain itu AXIS juga mengadakan acara M & G yaitu Meet and Greet dengan musisi-musisi yang hadir diantaranya Santana, Sandy Sondhoro dan RAN. Siapa yang menyangka kita bisa bertemu, ngobrol bahkan foto bersama dengan Santana. Atau bisa bertemu langsung Sandy Sondhoro yang sudah ngetop duluan di Amerika sana. Dan para ABG tentu saja heboh bisa ketemu langsung dengan para personil RAN.

 Sandhy Sondoro bersama salah seorang penggemarnya (sumber foto waterbomm.web.id)

AXIS juga mengadakan kuis yang seru lewat sosial media Twitter. Syaratnya Cuma follow account @AXISJavaJazz kita bisa ikutan kuis seru dengan berbagai macam hadiah mulai dari tiket gratis, merchandise sampai Blackberry Torch! Selain itu kita bisa juga mengetahui secara detail informasi seputar AXIS Java Jazz Festival seperti skedul musisi yang akan tampil dengan demikian kita dapat mengikuti jika ingin melihat musisi favorit akan tampil.

 Inilah pemenang Blackberry Torch Hunt
AXIS benar-benar eksis mendukung total event ini. Dapat dipastikan semua orang yang terlibat dalam event ini pasti puas, mulai dari musisi, pengunjung sampai pendukung festival ini. Terima kasih untuk AXIS yang sudah support dan mendukung abis event ini,   terima kasih untuk musisi-musisi jazz dunia yang sudah hadir di Indonesia dan memberikan talenta terbaiknya, demikian juga dengan musisi-musisi terbaik anak negeri. See You At AXIS Java Jazz Festival 2012 and we’re still Harmony Under One Nation…


February 28, 2011

Java Jazz Festival dari Masa Ke Masa

Java Jazz 2011 dalam hitungan hari akan segera dimulai. Festival jazz yang bernama lengkap AXIS Jakarta International Java Jazz 2011 itu kini memasuki tahun ke-7 penyelenggaraannya itu semakin eksis keberadaannya dan diakui sebagai salah satu festival jazz terbaik di dunia. Festival yang diprakasai oleh pengusaha dan penggemar jazz Peter F Gontha, sejak tahun 2005, secara konsisten diselenggarakan setiap tahun pada bulan maret. Menghadirkan musisi-musisi jazz kelas dunia yang kepiawaiannya sudah tidak diragukan lagi. Setiap tahun musisi-musisi yang hadir semakin bertambah dan berkualitas. Demikian juga dengan jumlah penonton penikmat musik jazz semakin bertambah dan bahkan ada diantaranya  penggemar baru. Tidak ketinggalan musisi-musisi jazz anak negeri yang turut memeriahkan festival ini, bahkan mereka bisa satu panggung dengan musisi jazz idolanya dari luar negeri. Sekedar nostalgia, berikut ini Java Jazz Festival dari masa ke masa.

2005
Tahun pertama sudah bisa menghadirkan musisi jazz legendaris : James Brown. Musisi lainnya seperti Incognito, Earth Wind and Fire Experience Featuring Al Mckay All Stars dan musisi kelas dunia lainnya. Musisi jazz tanah air sudah pasti ambil bagian di festival ini, antara lain  Andien , Sujiwo Tejo, Bubi Chen, Mus Mujiono,  Elfa's Bossa's, Elfa's Children Choir, Elfa's Jazz & Pop, Gitar TRI Sum featuring Dewa Budjana, Tophati, Balawan, Glenn Fredly,  Humania, Iga Mawarni, Indra Lesmana Reborn,  Krakatau, KSP, Kul-Kul, Ligro Trio, Maliq n D'essentials, Marcell, Margie Segers featuring Idang Rasjidi Maulana Brothers featuring Jackie, Padi, Benny Likumahuwa, Rieka Roeslan, Ruth Sahanaya, Syaharani T Five, Tamam Hoesein Friends with Nina Warna, Ten 2 Five, The Groove.
2006
Tahun kedua menghadirkan Dave Koz, saxofonish asal Amerika yang sedang naik daun saat itu. Selain itu hadir juga Daniel Sahuleka, musisi tanah air yang sudah lama tinggal di Belanda. Musisi lain Eric Benet, Hiromi, Incognito,  Kool And The Gang, Lee Ritenour and many more.

Musisi anak negeri yang tampil bukan hanya penganut aliran jazz saja, genre rock dan pop kreatif juga unjuk gigi. Antara lain Balawan, Benny Likumahua ;  Discus feat. FADLY (PADI) , ANDIEN,  Dwiki Dharmawan Project feat. Rafly, Ecoutez, Elfa Secioria featuring E Voices, Elfa Secioria featuring Elfa's Singer and Elfa's bosas, Ello, Gilang Ramadhan feat Nera, Glenn Fredly, Kiboud M,  Harvey Malaihollo, Indonesian Idol (Mike, Yudika, Monita, Nania, Lucky), Indonesian Soul feat. Humania special guests Marcell, Indra Lesmana Reborn Guest Star Lenny Castro, Ireng Maulana,Friends, Jakarta International School, Kiboud Maulana Blues Band, Luluk Purwanto Quartet, Maliq N D'Essentials, Marcell, Margie Segers, Maya Hasan and Soul Mate, Mocca, MOLLUCAN NITE : Glen Fredly, Ruth Sahanaya, Harvey Malaiholo, Shakila, Mike etc., Nial Djuliarso, Nina Tamam And Friends Feat Tamam Hoesein Band, Tangga, Tompi feat Groovology, Tribute to John Pattirane feat Opustre Big Band,Bob Tutupoly,Ruth Sahanaya,Andre Hehanusa,Shakilla,Margie Segers,Harvey Malaiholo,Lita Zen,Olive,Iwan Zen,Edo Kondologit,MD:Ricky Lionardi,Glenn, Tuti & Friends (Jogja), Viky Sianipar, White Shoes & Couple Co, Wong Pitoe, Yeppi Romero & Andi Bayou.

2007 
Menginjak tahun ke-3, festival ini semakin menjanjikan. Menampilkan musisi-musisi legendaris seperti Chaka Khan, David Benoit, Level 42, Sergio Mendei dan sederet musisi jazz mancanegara.

Tidak ketinggalan maestro-maestro jazz tanah air seperti Bubi Chen.,Indra Lesmana, Humania, Glen F., Mike, Kiboud Maulana, Balawan Trio, Benny Likumahuwa ,Dian PP,Dwiki Dharmawan World Peace Project, Elfa's Singers,Elfa's Bossas with Elfa's Big Band, Emerald,  Idang Rasjidi , Iga Mawarni  Indonesian Voice of Soul (Ello, Rio F, Mike, Lucky, Pasto), Krakatau, Maliq n D'Essential, Marcel, Melly, Pasto,  Rieka Roslan, Rien Djamain, Ruth Sahanaya, Shanty, Syaharani, STiti DJ, Tompi  Kahitna, Karimata,Tribute To,Barry Likumahuwa feat: Andien,Cindy,Dira,Ello,Mike Muhede,Pasto, Rio Febrian, Tya Subiakto Orchestra, 4 AM Quartet, Ello, Erwin Gutawa.
2008
Tahun ke-4 event ini semakin eksis saja, dengan banyaknya musisi-musisi jazz kelas dunia yang hadir seperti Bobby Caldwell, Brian Simpson, Earth Wind & Fire Experience feat. Al McKay All Stars, Incognito, James Ingram, Kenny 'BABYFACE' Edmonds, Lee Ritenour with Patrice Rushen,  The Manhattan Transfer, dan banyak musisi lainnya. 
Demikian pula dengan musisi tanah air, antara lain : 21st Night, 4 Peniti (DB), 4AM Quartet, 5 Wanita-Rieka R,Yuni S,Iga M,Nina T,Andien, Abdul, Aditya, Adrian Adioetomo (DB), Afgan, Alfred Young Sugiri, Andezzz [departure:people], Andy Gomez, Ari ( Groovology ), Arti Dewi (DB), Asiabeat, Audy, Avenue, Bad Boyz Blues, Bali Lounge, Bambang Nugroho Octagon, Barry Likumahuwa, Benny Likumahuwa & The Salamander Big Band, Benny Mustafa Van Diest, Bibus, Bop Vivant, Canizzaro, Canzo Feat Sherly O, Cindy Bernadette, Contra Indigo, Crave, Desty, Devian, Deviana, Dewi Sandra, Dian Pramana Poetra, Dimi, Ecoutez, Eki Puradiredja, Endah N Rhesa, Ermy Kullit, Fakta, Friends, Galaxy Big Band, Gihon Lohanda Trio, Glen Dauna Project, Glenn Fredly, Gorga, Gugun & The Blues Bug, Hyper Sax, Idang Rasjidi, Imel Rosalin Trio, Ireng Maulana, ITMOS (Indonesia-Germany-US), Iwan Wiradz & Tri Budiman feat. Elfa Secioria, J-Flow (DB), Jakarta Broadway Singer & IMDI Ensemble, Jakarta Drums School, JassKiddin', Jazz Perhaps & Flava, Jazzmatic, Jazzmint Big Band, Jeffrey Tahalele, Jimmy, Jopie Item, Karinding Collaborative Project, Kinanti Project, Kirana Big Band, La Belle, Laconieck, Lenggie, Ligro Trio, Michelle Effirin Quartet, Mike Mohede, Mr. Lazy, Nial Djuliarso, Nikki Manuputty, Notturno, Oele Pattiselano, Oleo, Orbeat (DB), Palm From The Moody Tunes, Parkdrive, Pasto, Phinisi (Makasar), Prambors Jazz Band, Pro Rejected, R&B Band, Radhini & Renita, RAN, Rio Moreno, Ryan, Saharadja, Santa Monica (DB), Sekapur Sirih, Shinta & Jubing, Sister Duke, Sketsa, Sol Project, Souleh & Soulehah, Soulvibe, Starlite, Suddenly September, Surabaya All Star, Syaharani and The Queenfireworks, Tao Kombo, The Cats, The Doctors, The New Konservativ, Tiga Mawarnih, Tika (DB), Tiwi Shakuhachi, Tri Sum, Two Triple O, Vassagie, Velvet Band, Whisper Not, Yance Manusama.

2009 
Tahun ke-5 menghadirkan musisi yang sedang top-topnya, siapa lagi kalau  bukan Jason Mraz. Ada juga penampilan dari Brian McKnight, Peabo Bryson, dan musisi dari mancanegara.


Sedangkan musisi anak negeri antara lain :Afgan, Aksan Sjuman, Anggun, Benny Likumahuwa Jazz Connection & 5 Bones, D'Cinnamons, Dwiki Dharmawan Global Harmony Orchestra, Elfas Scecoria feat Elfa's Singers, Glenn Fredly Tribute To Chrisye, Humania, Jamie Aditya, Maliq 'n D'Essentials feat The Organic's All Stars, Ran, Slank, Tohpati, Tompi, Tropical Transit, Vidi Aldiano, Yance Manusama feat Funk Section

2010
Setelah 5 tahun penyelenggaraan Java Jazz Festifval yang selalu diadakan di Jakarta Convention Center, untuk tahun ke-6 karena terbatasnya ruang di JCC, dan semakin banyaknya pengunjung yang hadir, demi kenyamanan maka event ini dipindahkan ke Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran. Tahun 2010 event  ini menampilkan superstar seperti Toni Braxton, John Legend, Manhattan Transfer, Diane Warren, serta artis dari negeri jiran Sheila Madjid. Selain itu tentu saja musisi-musisi jazz lainnya dari mancanegara. 

Untuk musisi dalam negeri semakin banyak yang berpartisipasi, antara lain : /rif Special Project feat Toni Monaco, State of Monc Horn, &DJ Cream, Andra & the backbone acoustic feat Ari Lasso, Andre Hehanusa, Coklat, Endah 'n Rhesa, Idang Rasjidi Special Funk Project, JavaJazz feat. Indra L., Gilang R., Matez, Donny S., Dewa Budjana, Lala Suwages, Maya Hasan Sound of Light feat Fariz RM, John P, Adi D, Sandy W, Iwan H, Michael, Titi Sjuman Folk Jazz Project, Yovie Widianto Fusion.

Demikian sepintas penyelenggaraaan Java Jazz Festival selama ini. Dan untuk tahun 2011 yang akan diselenggarakan tanggal 4,5 dan 6 Maret nanti akan menghadirkan musisi-musisi kelas dunia dan legendaris yang sudah tidak dapat disangsikan kepiawaiannya. Akan hadir antara lain Santana,Bob James, Collina Bailey Rae, Four Play, George Benson, Harvey Mason, dan musisi-musisi top lainnya. Demikian pula dengan musisi-musisi papan atas tanah air dari A-sampai Z yang kalau ditulis disini sepertinya tidak akan habis-habis. Termasuk penampilan Tribute To Elfa Secoria yang meninggal beberapa waktu lalu.

Jadi tunggu apalagi, segera beli tiketnya dan lihat jadwal penampilan musisi favorit kita.
Published with Blogger-droid v1.6.7

5 Tempat Unik dan Menarik di Jakarta





Banyak tempat yang menarik di Jakarta, namun ada beberapa tempat yang unik dan menarik yang wajib dikunjungi . Mulai dari tempat yang canggih sampai tempat yang sederhana. Tempat ini memiliki ciri khas masing-masing yang tidak dapat dijumpai di tempat lain.

1. Jakarta City Planning Gallery
Tempat ini terletak di Kantor Dinas Tata Kota Gedung Teknik DKI Jakarta lantai 3, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Disini kita bisa melihat kondisi Jakarta tempo doeloe dan rencana ke hingga 30 tahun ke depan yang disajikan lewat sebuah maket berukuran raksasa seluas 6 X 10 meter. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan multimedia yang canggih serta perpustakaan yang lengkap. Pembangunan gallery ini tidak terlepas dari pemerintah DKI Jakarta yang ingin lebih mensosialisasikan rencana ibukota Jakarta tahun 2030. Gallery ini terbuka untuk umum dan gratis. Dan bagi yang ingin memberi masukan untuk rencana kota ke depan, tidak perlu demo, silahkan datang ke tempat ini.


   Maket raksasa berukuran 6 X 10 meter

2. @america, Pacific Place - Jakarta
Tempat ini cukup unik dan menarik. Sebuah pusat kebudayaan Amerika yang tempatnya berada di sebuah mall! Tempat ini merupakan pusat kebudayaan Amerika yang diprakasai oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, sarat dengan peralatan berteknologi tinggi, dengan menyajikan teknologi canggih berupa layar sentuh, layar raksasa dan perpustakaan digital. Tempat ini merupakan yang pertama didirikan di dunia, sebuah kehormatan bagi Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari hubungan emosional yang cukup tinggi dengan Barack Obama, Presiden Amerika saat ini yang pernah tinggal dan belajar di Indonesia. Setiap hari dibuka untuk umum dan gratis.

@america Pacific Place, Jakarta

3. Setu Babakan
Setu Babakan adalah sebuah perkampungan yang berada di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Apa keunikan dari kampung ini? Setu Babakan merupakan perkampungan dengan ciri khas Betawi, penduduk asli Jakarta. Disini dapat dijumpai mulai dari arsitektur bangunan yang memiliki ciri khas Betawi sampai makanan seperti kerak telor, soto mie, roti buaya dan makanan khas lainnya.
Selain itu, disinipun disediakan panggung sebagai tempat atraksi kebudayaan betawi seperti qasidahan, marawis, gambang kromong, lenong , gambus, tari topeng dan ciri khas betawi yang sudah sangat terkenal yaitu Ondel-ondel. Biasanya atraksi dilaksanakan setiap hari sabtu dan minggu.
Pemerintah DKI Jakarta pun sudah menetapkan kampung ini sebagai tempat pelestarian dan budaya budaya betawi. Jika Anda ingin melihat betawi tempoe doeloe dengan segala budayanya, silahkan mengunjungi tempat ini, Anda akan menemukan sebuah kebudayaan betawi yang berbeda dengan yang kita temukan selama ini.

Pintu Gerbang Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan

4. Pasar Kue Subuh
Pasar kue subuh terletak di bilangan Senen dan Blok M. Dan sesuai namanya pasar ini hanya buka saat subuh, bahkan sebelum adzan subuh berkumandang. Disini aneka ragam kue tersedia, mulai dari kue pasar seharga 500-an sampai kue tart-pun ada. Kita tinggal memilih kue apa yang kita inginkan. Kita juga boleh mencoba dahulu sebelum membeli untuk merasakan rasa kue tersebut. Biasanya orang yang membeli adalah orang yang akan mengadakan hajatan dan membeli dalam jumlah banyak. Sekali-kali cobalah Anda bangun lebih pagi dan berangkat kesana, Anda akan menemukan aneka ragam kue murah meriah dan keramaian disaat orang lain masih terlelap.

Suasana Pasar Kue Subuh

5. Pasar Prumpung
Terletak di pertigaan Jalan Basuki Rahmat dan Ahmad Yani, Jakarta Timur. Dinamakan pasar tapi tempat ini bukan pasar, melainkan berupa toko sederhana yang menjual aneka mainan anak-anak dengan harga yang super murah. Mainan apa saja ada, namun jangan sekali-kali membawa anak atau keponakan ke tempat ini, karena pasti minta dibelikan semuanya. Ya tempat ini memang surga mainan untuk anak-anak. Biasanya pembeli berasal dari luar kota, mereka membeli cukup banyak dan dijual kembali didaerahnya. Namun untuk pembeli eceran pun masih dilayani.

Pasar Prumpung

www.harrismaul.com

November 13, 2010

Peran XL Untuk Negeri Dalam Memajukan Pendidikan & Perekonomian

Pendidikan dan perekonomian merupakan sektor yang harus menjadi prioritas dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas dasar pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, akhirnya akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kearah yang lebih baik. Pemerataan pendidikan merupakan tugas pemerintah yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 dengan misi mencerdaskan bangsa dan merupakan hak asasi setiap warga negara.

Sesuai dengan Undang-Undang sistem kependidikan nasional bahwa tugas untuk menyukseskan program pencerdasan kehidupan bangsa melalui Kementrian Pendidikan bukanlah hanya tugas pemerintah semata, tetapi tugas itu adalah tugas bersama antara pemerintah, swasta dan masyarakat guna menjadikan anak bangsa menjadi insan-insan yang cerdas dan memiliki wawasan yang luas akan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Peran swasta dalam hal ini operator komunikasi dapat berkontribusi dengan membangun jaringan dan infrastruktur di daerah pinggiran kota dan pedalaman. Besarnya biaya infrastuktur bisa ditekan dengan membangun tower bersama dengan operator lainnya. Dengan demikian biaya operasional dapat ditekan dan tidak dibebankan kepada konsumen.

Kita tentu akan senang jika anak bangsa yang berada di daerah pinggiran kota dan pedalaman dapat menikmati jaringan komunikasi baik telepon seluler maupun internet seperti saudara-saudaranya yang berada di kota. Dengan demikian mereka tidak akan tertinggal dalam hal informasi dan komunikasi.

Seperti yang dilakukan oleh XL yang sudah 14 tahun membangun negeri berkomitmen untuk selalu mendukung penuh pembangunan daerah melalui sektor telekomunikasi. XL telah melayani kebutuhan telekomunikasi dari Sabang sampai Meurake dengan menggunakan jaringan handal yang didukung oleh kabel serat optis. Memanjang dari Sumatera, Jawa, Bali , Lombok, Sulawesi dan Kalimantan. Melalui satelit juga menjangkau Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Selain itu XL juga mengadakan program-program CSR (Corporate Social Responsiblity - Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) yang komprehensif dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pendidikan anak bangsa di seluruh pelosok negeri seperti komputer untuk sekolah, donasi taman bacaan, perpustakaan keliling dan program internet sehat untuk pelajar.

Inilah persembahan XL Untuk Negeri, yang selalu berkomitmen untuk ikut berperan dalam memajukan anak bangsa di seluruh Nusantara.

November 07, 2010

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

Berbicara mengenai Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia tentu saja pikiran kita langsung pada sebuah kendaraan yang bernama Toyota Kijang. Mobil keluarga ini sangat digemari di Indonesia terbukti produksinya bisa menembus 1 juta unit pada tanggal 1 Oktober 2003 dan memperoleh penghargaan dari MURI (Musium Rekor Indonesia). Kandungan lokalnya pun sudah mencapai 74% sehingga bisa menekan harga penjualan. Namun sukses Toyota Kijang tidak didapat begitu saja, perlu perjalanan panjang untuk menjadi sebuah Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia. Berikut sejarah Toyota Kijang dari generasi pertama hingga terbaru. 

Kijang Buaya (1977)
Awalnya Toyota Kijang lahir sebagai kendaraan niaga berupa pick up.  Dengan mengusung konsep Basic Utility Vehicle kendaraan ini cocok untuk kendaraan niaga. Selain itu juga mudah dan murah untuk perawatan. Diproduksi pada tahun 1977, Kijang ini diproduksi hingga 1.168 unit yang berkembang pada tahun berikutnya menjadi 4/624 unit dan terus berkembang pada tahun-tahun selanjutnya. Generasi pertama  ini merupakan kendaraan pickup dan berbentuk kotak.

Model ini sering dijuluki "Kijang Buaya" karena kap mesinnya dapat dibuka seperti buaya. Kijang generasi ini diproduksi hingga tahun 1980. 

 Kijang Buaya (1977) 

Kijang Doyok (1981)
Kijang generasi berikutknya dipasarkan pada bulan September 1981. Bentuk model ini hampir sama dengan  generasi sebelumnya, namun memiliki beberapa perubahan yang di yaitu adalah peningkatan kapasitas silinder mesin dari 1200 cc menjadi 1.300 cc. Kapasitas ini kemudian dinaikkan lagi hingga 1.500 cc.

Mobil dengan kode rangka KF20 ini akrab sebagai Doyok, sebutan bagi sebuah serial kartun bertokoh Doyok pada harian ibukota dan dikenal sebagai Kijang Doyok.

 Kijang Doyok (1981)

Kijang Super (1986)
Pada tahun 1986 model generasi ketiga diproduksi. Kijang generasi ini bentuknya lebih dinamis pada lekukannya sehingga tampak lebih modern. Model ini sampai saat ini masih sering terlihat di jalanan di Indonesia meski tidak lagi diproduksi. Hal ini menujukkan bahwa mesin kijang super cukup tangguh dan tahan lama.

Pada generasi ini, konsep kijang sebagai kendaraan niaga  mulai bergeser menjadi kendaraan keluarga. Kijang generasi sebelumnya juga dimodifikasi sebagai kendaraan keluarga. Pada masa ini, bisa dikatakan sebagai generasi kejayaan Kijang sebagai mobil keluarga, terutama sebelum banyak mobil penumpang impor meramaikan pasar kendaraan di Indonesia. Saat itu juga merupakan puncak dominasi Toyota Kijang atas model-model kendaraan lain yang tidak mempunyai hidung dimana Kijang menjadi pilihan kuat konsumen saat itu. Toyota mengeluarkan dua tipe Kijang pada generasi ini yakni tipe Kijang Super (1986-1992) dan Kijang Grand (1992-1996) .
.
 Kijang Super (1986)

Kijang  Kapsul (1997)
Generasi kijang keempat, selain menggunakan bahan bakar bensin juga mengeluarkan mesin berbahan bakar diesel dengan menggunakan mesin tipe 7k dengan kapasitas 1800cc. Toyota juga memperkenalkan Kijang dengan mesin 2000 cc (RZF 81) dengan sistem EFI (Electronic Fuel Injection). Dan terakhir pada generasi ini muncul New Kijang dengan merubah desain lampu dan seatbelt (sabuk pengaman) pada jok penumpang bagian tengah.


Kijang Kapsul (1997)
Kijang Innova (2004)
Kijang kembali diperbaharui pada tahun 2004 dan dijual dengan nama "Kijang Innova". Model ini mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan dengan model sebelumnya. Bentuknya jauh lebih modern dan sangat futuristik terutama bagian depannya.  Secara keseluruhan bentuknya tidak lagi menampakkan sisa-sisa bentuk lekukan tajam seperti pada generasi sebelumnya.

Kijang Innova (2004-sekarang)

Itulah sejarah panjang Toyota Kijang untuk menjadi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia. Julukan atau nama Kijang Buaya, Doyok atau Kapsul merupakan julukan para pengguna mobil tersebut dan bukan nama resmi dari Toyota. Hal itu menunjukkan rasa sayang para konsumen untuk panggilan kendaraan idealnya.

Kini, seiring dengan perkembangan teknologi, semakin banyak permintaan jenis kendaraan yang diinginkan oleh konsumen. Dalam hal ini Toyota cepat tanggap dengan memproduksi kendaraan sesuai kebutuhan konsumen. Seperti Toyota Yaris untuk anak muda, Toyota Avanza untuk keluarga muda, Toyota Vios untuk eksekutif muda dan tentu saja Toyota Kijang Innova untuk keluarga.

Kijang, memang tiada duanya dan tidak diragukan lagi menjadi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.


November 06, 2010

Menjadi Saksi Soempah Pemoeda 2.0 di Kongres Digital

  
Membaca Soerat Kabar Indonesia Berprestasi, dalam artikel "Membangkitkan Semangat Soempah Pemoeda di Era Digital" tanggal 28 Oktober 2010 akan diadakan Soempah Pemoeda 2.0 di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta. Di era digital yang dapat menembus ruang dan waktu, segera saja meluncur ke lokasi acara.

 
Soerat Kabar Indonesia Berprestasi

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 merupakan salah satu peristiwa penting dan bersejarah dalam tonggak perjalanan bangsa ini. Kini di era teknologi dan informasi dengan kemunculan berbagai media digital dan situs jejaring sosial, PT XL Axiata Tbk (XL) melalui ”Soempah Pemoeda 2.0” mengajak seluruh blogger dan insan digital Indonesia mengadopsi nilai-nilai kebangsaan dan prestasi serta memotivasi bangsa untuk membuahkan prestasi menuju Indonesia yang lebih baik. 

Museum Kebangkitan Nasional terletak di Jalan Abdulrahman Saleh No.26, Jakarta. Awalnya gedung ini adalah School Tot Opleiding Van Inlandse Arsten, STOVIA atau Sekolah Dokter Hindia. Saat ini digunakan sebagai museum sejarah. Koleksinya berkaitan dengan benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan sejarah Kebangkitan Nasional. Gedung ini memiliki nilai historis yang tinggi, karena  itulah Soempah Pemoeda 2.0 akan dideklarasikan di tempat ini, bersama dengan 14 komunitas Blogger dari seluruh Indonesia (komunitas Blogger Makassar, Manado, Ambon, Kalimantan, Padang, Medan, Palembang, Surabaya, Semarang, Jogjakarta, Solo, Bandung, Jakarta dan Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) serta gerakan masyarakat diantaranya adalah gerakan masyarakat Indonesia Optimis dan Komunitas Historia Indonesia (KHI), dan komunitas online lainnya.

Museum Kebangkitan Nasional tempat deklarasi Soempah Pemoeda 2.0
 | Tempat deklarasi Soempah Pemoeda 1928 - klik disini |

Dalam acara peringatan “Soempah Pemoeda 2.0” ini, terdapat beberapa rangkaian kegiatan antara lain Talkshow, Deklarasi Sumpah Pemuda (secara online), serta kegiatan Napak Tilas.

Diawali dengan mengheningkan cipta sebelum acara dimulai untuk mengenang korban bencana Wasior, Merapi dan Mentawai. Semoga dengan bersatu muncul solusi untuk negeri.

Talkshow membahas makna dan relevansi semangat sumpah pemuda sejalan dengan semakin meluasnya perkembangan teknologi digital, menghadirkan Dr. Anhar Gonggong (sejarawan), Dr. Imam Prasodjo (Sosiolog), Adrie Subono (wirausahawan), Sudiyanto ( Peraih Indonesia Berprestasi Award 2008), Iman Brotoseno (praktisi dan penggiat social media) serta moderator Jaya Suprana.

Jaya Suprana sebagai moderator

Anhar Gonggong mengatakan Kongres Pemuda II menyatukan organisasi pemuda berazas etnik. Walau para pemuda mendapat fasilitas dari Belanda, tetapi mereka sadar dan punya semangat beridentitas yaitu : Satu! Anhar menambahkan dibawahnya janji sumpah pemuda ada yang penting yaitu soal kemauan untuk bersatu!
Sosiolog Imam Prasodjo menambahkan "Social Media secara digital sosial gaul banget, tetapi secara tatap muka belum tentu". Sudiyanto, peraih Indonesia Berprestasi Award 2008 mengatakan bahwa dirinya terinspirasi kisah sejarah untuk berguna bagi bangsa.  Perlu orang-orang  "gila" untuk berkarya bagi bangsa, lanjutnya.

 Adri Subono dan Imam Prasodjo tampil sebagai pembicara

Iman Brotoseno, praktisi penggiat social media, mengatakan jejaring sosial justru menumbuhkan sisi kemanusiaan dan solidaritas baru, contoh Koin Untuk Prita, sumbangan gempa dll . Walau dulu peserta kongres pemuda II menggunakan Bahasa Belanda, mereka mau berkorban untuk bersatu! Yang penting kemauan.

Dalam membahas Bahasa, Anhar Gonggong mengatakan Kita perlu bahasa yg mempersatukan kita. Imam Prasodjo menambahkan banyak negara yang tidak bisa punya bahasa persatuan, beruntung kita ada Bahasa Indonesia.Kalau dulu peserta kongres mayoritasnya pakai bahasa Jawa atau Sunda tetapi ada kemauan untuk sama-sama mengalah. Bahasa Indonesia tidak mengenal strata. Saya orang Jawa tapi software saya sudah Nasional! ujar Imam langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

Imam Prasodjo dan Jaya Suprana sepakat, Nasionalisme harus tetapi bukan arogan! Iman Brotoseno menambahkan, Nasionalisme sekarang berbeda dan cair dalam jejaring sosial. Sekarang Nasionalisme berarti bebas dari kebodohan, kecerdasan. Nasionalisme bukan berarti menolak modal asing. Adri Soebono menambahkan bahwa dirinya banyak mendatangkan artis luar negeri, tetapi tetap dukung sepenuhnya artis lokal! 
.
 Suasana  Soempah Pemoeda 2.0 - 28 Oktober 2010
| Suasana Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928 - klik disini |

Imam Prasodjo menambahkan, Jaman dibagi menjadi  3 (tiga) fase: Agrikultur, Industi, Informasi. Di abad informasi banyak perubahan, birokrasi, teamwork. Penghimpunan kekuatan banyak lewat social media, contoh simpati Bibit-Chandra, mungkin nanti ada presiden dunia maya dan disambut meriah para undangan.

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan lagu Tanah Airku yang dibawakan oleh Lita Liviani, dengan menggunakan biola. Selanjutnya hadirin semua berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Suasana begitu syahdu sehingga banyak peserta yang larut dan banyak yang merinding. Setelah itu 14 blogger bersiap maju ke panggung untuk deklarasi Sumpah Pemuda. 

Kami putra dan putri Indonesia Mengaku Bertumpah Darah yang satu, Tanah Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa yang Satu, Bangsa Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia

Setelah itu dilakukan penyerahan rekor MURI dari Jaya Suprana deklarasi Sumpah Pemuda digital pertama. Kegiatan deklarasi sumpah pemuda dilakukan secara online melalui live tweet dari para peserta serta masyarakat umum yang turut terlibat dalam acara peringatan ini. Museum Rekor Indonesia (MURI) pun menyatakan XL sebagai penyelenggara acara deklarasi Sumpah Pemuda melalui jejaring sosial terbanyak.  Tercatat hashtag #SatuNegeri  digunakan 420.487 akun melalui 1.500 posting tweets sehingga mencapai  exposure 2.050.023 impression ( (29/10). 

 Penghargaan Rekor MURI untuk XL

Acara kemudian dilanjutkan dengan lomba seru yang sudah ditunggu para blogger. Ada lomba group, lomba puzzle dan lomba seru lainnya. Selanjutnya acara Napak Tilas yang dilakukan oleh para para Blogger dan Komunitas Historia Indonesia dengan menyusuri lokasi  perjalanan para pencetus Sumpah Pemuda.

Semoga semangat Sumpah Pemuda 1928 masih melekat dalam jiwa para pemuda saat ini. Seperti yang diucapkan oleh seorang Blogger Hasnul Suhaimi yang juga CEO PT XL dalam blog pribadinya mengatakan : 

, “Peringatan Sumpah Pemuda adalah momentum yang terlalu penting untuk kita lewatkan begitu saja. Sebagai bagian dari generasi penerus bangsa, kita wajib untuk memelihara dan menumbuhkan spirit serta nilai-nilai yang terkandung dalam perisitiwa bersejarah tersebut. Semestinya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) bisa lebih mempererat kebersamaan kita sebagai bangsa Indonesia. TIK seharusnya bisa menunjukkan kebesaran Indonesia. Ratusan juta penduduk dalam wilayah Nusantara yang sangat luas, dalam beragam latar budaya, bisa kita satukan sebagai satu Indonesia yang wajib kita majukan besarkan bersama..”

Tenggarong (Kalimantan Timur), 6 November 2010
.
Catatan : Saya tidak menghadiri secara langsung deklarasi "Soempah Pemoeda 2.0" , namun di era digital yang dapat menembus ruang dan waktu, saya bisa hadir disana dan menjadi saksi deklarasi ini. Lewat twitter saya bisa mendapat informasi dan gambar secara langsung. Dengan demikian, pesan yang ingin disampaikan lewat deklarasi ini  dapat diterima oleh pengguna jejaring  sosial  seperti saya dan 420.486 orang lainnya. 

*) Sumber Informasi dan Foto : Indonesia Berprestasi @Indberprestasi, www.soempahpemoeda.org  dan Google Image


August 20, 2010

Efektifkah Kereta Khusus Wanita?

Hari kamis tanggal 19 Agustus 2010, Menteri Perhubungan Freddy Numberi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menneg PP-PA) Ibu Linda Gumelar meresmikan Kereta Khusus Wanita (KKW) di Depok. KKW ini rencananya akan ditempatkan di gerbong 1 dan 8 di setiap kereta AC ekspess dan ekonomi AC untuk jurusan Jakarta, Bogor, Bekasi dan Serpong.

Namun efektifkan pelaksanaan KKW ini? Belum sehari diresmikan, ketika saya melakukan perjalanan pulang ke Bogor menggunakan kereta Tanah Abang - Bogor, sudah ditemukan banyak laki-laki yang duduk manis di gerbang KKW tersebut. Mungkin banyak yang belum sadar adanya kereta khusus wanita tersebut atau pura-pura tidak sadar?

Suasana di Kereta Khusus Wanita, kamis 19 Agustus 2010

Sesungguhnya KKW ini pernah diterapkan oleh PT KAI beberapa tahun yang lalu, namun hanya bertahan beberapa bulan dan program ini hilang begitu saja. Mungkin salah satunya adalah karena tidak efektif penggunaannya.

Ada beberapa kritik yang ingin saya sampaikan dengan adanya KKW ini :

1. Mengapa namanya Kereta Khusus Wanita? konotasinya seluruh rangkaian kereta diperuntukkan bagi wanita. Nama lain yang lebih cocok mungkin Gerbong Khusus Wanita.

2. Mengapa ditempatkan di gerbong 1 dan 8 yang merupakan gerbong paling depan dan paling belakang? Jika seandainya - maaf - terjadi tabrakan, merekalah yang menjadi korban pertama kecelakaan tersebut, baik saat menabrak ataupun ditabrak. Bukankah tujuan diadakannya KKW ini untuk kenyamanan dan keamanan wanita saat naik kereta? Sebaiknya kebijakan ini ditinjau dan bisa saja ditempatkan di gerbong tengah di gerbong 4 dan 5.

3. Kebijakan KKW hanya khusus untuk kereta ekspess AC dan Ekonomi AC. Mengapa tidak dilakukan di kereta ekonomi? Jika tujuannya untuk menghindari pelecehan seksual, justru hal itu banyak terjadi di kereta ekonomi. Dengan padatnya penumpang yang masuk dalam kereta ekonomi tersebut (9 orang/meter persegi), justru menjadi tempat yang empuk untuk melakukan pelecehan seksual. Dari pantauan yang saya lihat sehari-hari, kereta ekonomi sangat tidak manusiawi. Tidak heran jika banyak penumpang yang naik ke lantai 2 (atap gerbong) karena padatnya penumpang di gerbong bawah.

4. Masih banyak penumpang yang belum mengetahui adanya KKW, sebaiknya gerbong tersebut dicat warna khas wanita (merah muda), baik interior maupun eksterior gerbong. Sementara saat ini hanya berupa poster yang ditempelkan didalam kereta yang sepintas mirip sebuah iklan.

Salam Kereta